Petualangan Dunk dan Egg Berlanjut Musim Kedua

  • 24 Feb 2026 22:35 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Serial A Knight of the Seven Kingdoms resmi menuntaskan penayangan Season 1 pada Senin, 23 Februari 2026. Petualangan Dunk dan Egg pun dipastikan berlanjut ke musim kedua setelah mendapat respons positif dari penonton.

Kepastian tersebut diungkapkan showrunner Ira Parker dalam wawancara bersama IGN. Ia menyebut Season 2 akan mengadaptasi novella kedua karya George R.R. Martin berjudul The Sworn Sword.

Seperti musim sebelumnya, Season 2 akan terdiri dari enam episode berdurasi sekitar 30 menit. Cerita berlatar beberapa tahun setelah Season 1, menyoroti konflik perebutan lahan di wilayah Reach yang tengah dilanda kekeringan.

Musim kedua juga memperkenalkan sejumlah karakter baru, di antaranya Lady Rohanne Webber dan Ser Eustace Osgrey. Dunk diceritakan mengabdikan pedangnya kepada Ser Eustace, seorang ksatria tua yang terlibat perseteruan panjang dengan Lady Rohanne.

Parker menjelaskan bahwa fokus tema cerita akan mengalami pergeseran dibanding musim pertama. “Jika Musim pertama berbicara tentang hubungan ayah dan anak serta nilai yang diwariskan ke generasi berikutnya, maka Musim kedua akan mengangkat tema kesetiaan, dan mungkin juga tentang melawan kesetiaan,” ujar Parker.

Terkait adaptasi cerita, Parker menegaskan bahwa tim produksi tetap setia pada materi asli. “Kami cukup setia pada bukunya, hanya ada sedikit tambahan kecil di sana-sini, seperti yang juga dilakukan pada Musim pertama, dan semuanya tetap terasa menyatu dengan dunia cerita serta sudut pandang Dunk,” katanya.

Saat ini, produksi Season 2 masih berlangsung dengan pengambilan gambar di Belfast dan Espanyol. Sementara itu, HBO disebut baru menyatakan minat untuk menggarap hingga tiga musim, dengan Season 2 dijadwalkan tayang pada 2027.

Antusiasme penonton terhadap A Knight of the Seven Kingdoms terbilang tinggi sejak penayangan perdananya. Dilansir Variety, serial spin-off Game of Thrones ini berpeluang menjadi debut serial terbesar ketiga sepanjang sejarah HBO Max.

Sepanjang Season 1, serial ini mencatat rata-rata 13 juta penonton per episode di Amerika Serikat. Episode kelima berjudul In the Name of the Mother meraih 9,2 juta penonton dalam tiga hari pertama penayangan, menegaskan kuatnya minat publik hingga penayangan akhir musim.

Rekomendasi Berita