Min Hee Jin Tawarkan Rp300 M ke HYBE Demi Bebaskan NewJeans
- 26 Feb 2026 16:58 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, secara mengejutkan menawarkan untuk melepaskan dana kemenangan gugatannya sebesar 25,6 miliar KRW (sekitar Rp 300 miliar) kepada HYBE. Langkah berani ini diambil sebagai syarat agar HYBE mencabut seluruh tuntutan hukum terhadap dirinya, mantan staf ADOR, serta para anggota grup NewJeans.
Melansir laporan dari The Korea Times, Rabu, 25 Februari 2026, Min Hee Jin menyatakan kesediaannya melepaskan hak put option tersebut demi menjamin kebebasan artisnya dari jerat hukum yang berkepanjangan. Ia menegaskan bahwa perdamaian di dalam industri Kpop jauh lebih berharga daripada kompensasi finansial yang baru saja ia menangkan di pengadilan.
Dana yang menjadi tawaran tersebut merupakan hasil putusan Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada 12 Februari 2026 yang mewajibkan HYBE membayar nilai saham Min Hee Jin. Namun, sang produser memilih untuk menjadikan dana tersebut sebagai "alat tawar" guna menghentikan tekanan hukum yang dialami oleh Danielle dan kawan-kawan.
Berdasarkan data dari Chosun Biz, tuntutan yang ingin dihentikan termasuk gugatan ganti rugi sebesar 43,1 miliar KRW yang diajukan ADOR terhadap salah satu anggota NewJeans. Min Hee Jin menganggap beban hukum tersebut sangat tidak adil bagi artis muda yang hanya ingin berkarya secara profesional.
Upaya damai ini tidak hanya mencakup para anggota grup, tetapi juga bertujuan melindungi mitra eksternal dan para penggemar (Bunnies) yang ikut terseret dalam konflik. Ia berharap langkah ini dapat membersihkan nama baik semua pihak yang selama ini dianggap melakukan pengkhianatan oleh manajemen HYBE.
Meski tawaran ini terdengar sangat menguntungkan secara finansial, pihak HYBE dilaporkan masih mempertimbangkan posisi mereka di meja hijau. Saat ini HYBE masih melanjutkan proses banding atas putusan pembayaran saham yang menjadi dasar tawaran Min Hee Jin tersebut.
Publik kini menanti respons resmi dari pimpinan HYBE apakah mereka akan memilih jalur perdamaian atau tetap melanjutkan perseteruan di pengadilan. Keputusan ini dianggap krusial karena akan menentukan masa depan kontrak dan aktivitas promosi NewJeans di bawah naungan label baru mereka.
Jika kesepakatan ini tercapai, maka drama hukum terbesar di industri hiburan Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir ini akan resmi berakhir. Min Hee Jin berharap industri musik dapat kembali fokus pada inovasi kreatif daripada terjebak dalam perebutan kekuasaan manajerial yang melelahkan.