Polda Sumsel Matangkan Persiapan Rekrutmen Terpadu Polri 2026

  • 12 Mar 2026 11:42 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasi - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan penerimaan terpadu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Persiapan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan proses rekrutmen anggota Polri di wilayah Sumatera Selatan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Upaya tersebut ditandai dengan rapat koordinasi yang dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Kamis 12 Maret 2026 di Ruang Video Conference Gedung Presisi Polda Sumsel. Rapat ini menjadi tahap awal konsolidasi internal guna menyatukan persepsi seluruh panitia dan unsur yang terlibat dalam proses seleksi.

Dalam pertemuan tersebut, Polda Sumsel melibatkan berbagai unsur teknis yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan rekrutmen Polri. Hadir di antaranya Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Sumsel Kombes Pol Fachrudidin Jaya, serta para pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel.

Selain itu, rapat juga diikuti para direktur dan kepala bidang terkait, seperti Dir Intelkam, Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Dir Lantas, Dir Samapta, Dir Binmas, Dir Pamobvit, Dir Polairud, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabid TIK, hingga Kabid Dokkes. Keterlibatan lintas satuan kerja ini menunjukkan keseriusan Polda Sumsel dalam mempersiapkan proses seleksi yang terintegrasi.

"Dalam arahannya, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana menegaskan bahwa penerimaan Polri merupakan gerbang utama dalam membentuk sumber daya manusia kepolisian yang profesional dan berintegritas. Karena itu, seluruh panitia seleksi diminta menjaga integritas dan memastikan setiap tahapan berjalan tanpa penyimpangan,"ujar Brigjan Pol Rony Samtana.

Menurutnya, proses seleksi harus berlangsung bersih dari intervensi sehingga yang terpilih benar-benar putra-putri terbaik bangsa. Dengan sistem rekrutmen yang transparan dan objektif, diharapkan akan lahir personel Polri yang memiliki kompetensi, integritas, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

"Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan pentingnya peran pengawasan publik dalam menjaga transparansi proses rekrutmen. Ia mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya seleksi serta melaporkan jika ditemukan indikasi penyimpangan. Melalui rapat koordinasi ini, Polda Sumsel menegaskan kesiapan menyelenggarakan penerimaan terpadu Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun 2026 secara profesional dan berintegrita," tutp Kombes Pol Nandang Mu"min.

Rekomendasi Berita