Kue Padamaran, Jajanan Tradisional Jambi Beraroma Pandan

  • 03 Feb 2026 08:48 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Indonesia kaya akan jajanan tradisional yang tidak hanya lezat, tetapi juga sarat makna budaya. Salah satunya adalah kue padamaran, kue padamaran merupakan jenis kue basah tradisional khas Jambi yang menggunakan tepung beras sebagai bahan utamanya. Kue ini memiliki warna hijau dengan tekstur lembut dan dikemas menyerupai bentuk perahu. Proses pembuatan kue padamaran melibatkan proses pengukusan dengan menggunakan daun pisang yang dibentuk menjadi wadah berbentuk persegi panjang yang disebut takir.

Dikutip dari baradja.jambiprov.go.id, kue padamaran merupakan jenis kue kelas atas yang selalu dihadirkan dalam acara-acara penting seperti pernikahan, syukuran, dan pertemuan pejabat. Namun, di era modern ini, preferensi masyarakat beralih lebih ke kue kering dan makanan instan, sehingga kue tradisional mengalami penurunan keberadaannya di pasaran. Mencoba resep Kue Padamaran tidak hanya memuaskan selera kita tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kearifan lokal.

Nama padamaran diyakini berasal dari kata “damar” atau cahaya, yang pada masa lalu merujuk pada kebiasaan memasak kue ini dengan penerangan lampu minyak. Kue padamaran biasanya disajikan dalam wadah kecil dari daun pisang yang dibentuk menyerupai mangkuk, sehingga memberikan aroma khas sekaligus tampilan tradisional yang menarik. 

Dikutip dari baradja.jambiprov.go.id , bahan-bahan untuk membuat kue padamaran ini adalah:

·        150 gr tepung beras

·        450 ml santan encer

·        75 ml santan kental (usahakan murni dari perasan kelapa)

·        75 gr gula merah, sisir halus

·        50 ml air perasan daun suji/pandan (sekitar 25 lembar daun suji)

·        1 sdt pasta pandan (good quality, campur dengan air daun suji/pandan tadi)

·        1/4 sdt garam halus

·        Beberapa lembar daun pisang (jemur atau layukan sedikit di api agar mudah dibentuk)

Cara Membuat

1.           Panaskan daun pisang di atas api hingga layu dan mudah dibentuk.

2.           Potong panjang dan bentuk mangkuk takir dari daun pisang.

3.           Semat dengan lidi atau stapler.

4.           Campur tepung beras dengan santan encer dan garam di panci.

5.           Masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga tepung larut.

6.           Masukkan campuran air suji/pandan dan pasta pandan ke dalam santan.

7.           Terus aduk hingga muncul gelembung di tepi panci dan adonan meletup-letup. Jangan terlalu kental. Matikan api, dan dinginkan.

8.           Sisir gula merah halus dan letakkan di wadah takir yang sudah dibuat sebelumnya.

9.           Tuangkan sekitar 2 sendok makan adonan ke dalam takir.

10.         Taburkan gula merah di atasnya.

11.          Ulangi proses ini hingga takir penuh, dengan lapisan terakhir menggunakan adonan.

12.         Kukus dengan api sedang selama sekitar 5 menit.

13.         Setelah itu, tuangkan 1 sendok makan santan kental ke dalam masing-masing wadah takir.

14.         Kukus lagi dengan api sedang hingga matang, sekitar 10 menit, hingga adonan terlihat mengental seperti bubur.

15.         Angkat dan diamkan sejenak hingga agak dingin.

16.         Kue Padamaran khas Jambi siap dinikmati, baik dalam keadaan hangat atau dingin.

Rekomendasi Berita