Paguyuban Jabar Sulteng Perkuat Silaturahmi Warga
- 18 Feb 2026 22:44 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Paguyuban Wargi Saluyu Jawa Barat di Sulawesi Tengah kembali menunjukkan eksistensinya setelah sempat vakum selama beberapa tahun terakhir. Organisasi yang mewadahi warga asal Jawa Barat di Sulawesi Tengah ini siap melaksanakan pelantikan pengurus baru untuk periode 2026–2031.
Ketua Umum terpilih, Rizal Amrullah, mengatakan kebangkitan kembali paguyuban ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga Jawa Barat yang bermukim di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Menurutnya, keberadaan paguyuban bukan hanya sebagai wadah kumpul semata, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi sosial dan budaya.
“Paguyuban Wargi Saluyu Jawa Barat ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Kami ingin menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong yang dulu sangat terasa. Insyaallah ke depan kami akan lebih aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan pemberdayaan ekonomi warga,” ujar Rizal saat dialog di program Tesa To Kaili di Pro 4.
Sementara itu, Ketua Harian terpilih, Imas Rohayani, menambahkan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 akan fokus pada penguatan organisasi dan pendataan anggota. Hal ini dinilai penting agar program yang dijalankan tepat sasaran dan mampu menjangkau seluruh warga Jawa Barat yang tersebar di Sulawesi Tengah.
“Selain mempererat silaturahmi, kami juga ingin menghadirkan kegiatan pelestarian budaya Sunda, seperti kesenian dan tradisi, agar tetap dikenal oleh generasi muda yang lahir dan besar di Sulawesi Tengah,” kata Imas.
Paguyuban Wargi Saluyu Jawa Barat diketahui telah berdiri sejak era 1980-an dan berperan penting dalam menyatukan warga perantauan asal Jawa Barat, khususnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, bantuan kemanusiaan, hingga perayaan hari besar keagamaan dan budaya.
Dengan akan dilantiknya kepengurusan baru periode 2026–2031, diharapkan paguyuban ini mampu kembali menjadi wadah pemersatu dan memperkuat kontribusi warga Jawa Barat dalam mendukung pembangunan daerah di Sulawesi Tengah.(AL)