Program Kosabangsa Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Desa Meli

  • 19 Des 2025 21:05 WIB
  •  Palu

KBRN, Donggala: Program Kosabangsa 2025 mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pascagempa dan tsunami di Desa Meli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala. Program ini difokuskan pada penguatan usaha ekonomi desa berbasis teknologi melalui kemitraan BUMDes Bina Bersama dan Kelompok Tani Jaya Mandiri.

Kegiatan Kosabangsa di Desa Meli digagas kolaborasi Universitas Muhammadiyah Palu dan Universitas Negeri Makassar. Program ini mengusung tema Pemulihan Ekonomi Pascagempa dan Tsunami melalui Pengembangan Kemitraan dengan BUMDes Berbasis Teknologi Menuju Desa Sehat dan Mandiri.

Kegiatan ini didanai melalui hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Kemendikbudristek sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan kebijakan pemulihan kawasan terdampak bencana di Sulawesi Tengah. Ketua Pelaksana Kosabangsa Muhammad Jufri menyebutkan, program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

“Kegiatan Kosabangsa dibagi dalam dua model pelatihan, yaitu pelatihan teknis dan nonteknis,” ucapnya.

Pelatihan teknis meliputi pembuatan rompong berbasis teknologi, pengolahan ikan, pengolahan sabut kelapa, serta produksi minyak kelapa cepat tanpa pemanasan lama. Salah satu inovasi utama adalah rompong yang dilengkapi panel surya dan lampu celup untuk menarik ikan.

Rompong tersebut juga dilengkapi alat tangkap ikan bernama TALASE yang berbahan rotan dan jaring dengan dua pintu masuk. Sistem ini memungkinkan ikan terperangkap sehingga memudahkan nelayan saat panen.

Menurut Muhammad Jufri, saat ini baru satu rompong yang dioperasikan dan telah menghasilkan sekitar empat dos ikan dalam sepekan.

“Hasilnya mencapai sekitar empat juta rupiah, meski sempat terkendala cuaca dan gelombang tinggi,” ucapnya.

Selain pelatihan teknis, tim Kosabangsa juga memberikan pelatihan nonteknis yang berfokus pada pemasaran dan manajemen usaha. Materi meliputi penyuluhan PIRT, strategi pemasaran digital, pembukuan sederhana, dan penguatan kelembagaan usaha.

Program Kosabangsa dinilai menjadi langkah strategis mempercepat kebangkitan ekonomi Desa Meli pascabencana 2018. Melalui program ini diharapkan inovasi yang dibangun dapat menjadi model pemulihan ekonomi pada masyarakat pesisir yang kategori miskin sehingga keluar dari kemiskinan.

Tim pelaksana dan tim pendamping menyampaikan terima kasih kepada DPPM Kemendikbudristek atas dukungan pendanaan, serta berharap inovasi yang dibangun dapat menjadi model pemulihan ekonomi pada masyarakat pesisir yang kategeri miskin sehingga keluar dari kemisklinan, selain itu semoga dapat direplikasi di desa-desa lain di Indonesia. Selain itu terimah kasik kepada UNM atas bimbingannya dalam pelaksanaan kosabangsa dan terima kasih kepada kepala desa Meli dan aparatnya serta mitra bumdes dan kelompok tani dapat membangun kerkasama yang baik sehingga program kosabang terlaksana dengan baik. (Drs. Muhammad Jufri, M.Si., M. Kes)

Rekomendasi Berita