Festival Budaya Perahu Baganduang 2026, Warisan Adat di Tepian Kuantan
- 05 Mar 2026 06:55 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tradisi turun-temurun masyarakat Kuantan Singingi kembali akan semarak. Festival Budaya Perahu Baganduang dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026 atau hari kelima Idulfitri, bertempat di tepian Muko Lobuah, Desa Banjar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik. Sebanyak 10 desa dipastikan ambil bagian dalam perhelatan budaya tahunan tersebut.
Kegiatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Lubuk Jambi ini rutin digelar setiap perayaan Idulfitri. Festival menghadirkan tradisi unik penggunaan Perahu Baganduang, yakni perahu tradisional yang terdiri dari dua hingga tiga sampan panjang yang diikat menjadi satu kesatuan.
Laman Kementrian Pariwisata Republik Indonesia memaparkan, Perahu Baganduang tidak sekadar alat transportasi air, tetapi memiliki makna adat yang kuat. Sejak ratusan tahun lalu, Perahu Baganduang digunakan dalam prosesi “Manjopuik Limau”, yaitu tradisi menjemput calon pengantin perempuan oleh pihak laki-laki, serta dalam berbagai upacara adat lainnya.
Dalam pelaksanaannya, perahu dihias dengan ornamen khas Melayu seperti janur, bendera, dan simbol-simbol adat. Proses pembuatannya pun mengikuti tata cara pembuatan perahu jalur, lengkap dengan rangkaian upacara adat Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur.
Tahun ini, festival akan diikuti oleh Desa Kinali, Aur Duri, Koto Lubuk Jambi, Banjar Padang, Sangau, Kasang, Pebaun Hilir, Pulau Binjai, Seberang Pantai, dan Rantau Sialang. Kehadiran perwakilan desa-desa tersebut diperkirakan akan semakin memeriahkan suasana tepian sungai Kuantan.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat pasca-Lebaran, tetapi juga momentum pelestarian budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Pemerintah daerah bersama masyarakat berharap tradisi ini terus terjaga dan mampu menarik minat generasi muda untuk mencintai warisan budaya daerahnya.