Blue Space: Air Sebagai Penenang Alami

  • 12 Mar 2026 09:07 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Terkadang saat melihat ombak pantai atau berada di tepi sungai merasa beban pikiran tiba-tiba berkurang dan merasa lebih tenang. Hal ini memiliki istilah dalam psikologi lingkungan bernama Blue Space atau "ruang biru".

Menurut jurnal Environmental Research oleh White et al. tahun 2020, lingkungan luar ruangan yang didominasi oleh perairan terbukti memiliki efek relaksasi yang jauh lebih kuat bagi kesehatan mental manusia dibandingkan ruang hijau biasa, karena mampu menurunkan kadar kortisol atau hormon stres secara signifikan.

Alasan utama keberadaan air dapat memberi ketenangan adalah karena kemampuannya membangkitkan soft fascination. Berbeda saat di perkotaan yang meenguras kerja otak, ritme air memberikan stimulasi penglihatan dan pendengaran yang lembut. Sebagaimana dijelaskan oleh Kaplan & Kaplan dalam buku The Experience of Nature, rangsangan ini menstimulasi otak untuk beristirahat dari directed attention fatigue atau kelelahan kognitif, sehingga pikiran bisa lebih tenang dan jernih tanpa harus bekerja keras memproses informasi.

Selain aspek visual, suara air juga memainkan peran penting dalam menciptakan kedamaian. Dalam ulasan sains terbitan The Guardian tahun 2019, suara air yang seirama bergerak sebagai white noise alami yang mampu menenangkan. Sesuai hasil riset BlueHealth oleh Grellier et al tahun 2017, hal tersebut dikarenakan sistem saraf parasimpatis cenderung aktif saat mendengar suara air mengalir yang memicu detak jantung lebih lambat dan perasaan aman.

Efek Blue Space berkaitan erat dengan kualitas udara di sekitar perairan yang kaya akan ion negatif. Dalam artikel True Organic of Sweden menunjukkan udara yang terkandung air seperti hujan, pantai, dan air terjun mengandung konsentrasi ion negatif tinggi. Ion negatif tinggi ini memiliki efek kuat terhadap perbaikan suasana hati (mood) dan energi, sekaligus menjadi terapi alami yang membantu meredakan gejala depresi dan kecemasan. Bahkan dapat meningkatkan energi di siang hari dan merasakan tidur lebih baik di malam hari.

Memahami kekuatan air dalam memulihkan kondisi psikologis membantu kita menyadari pentingnya menjaga ekosistem perairan demi kesehatan jiwa. Dengan meluangkan waktu sejenak di tepi air, merasakan sejuk air hujan, bahkan pergi ke pantai untuk berlibur sebenarnya kita sedang memberikan kesempatan untuk memulihkan kerja otak. Otak yang tenang dapat mengembalikan keseimbangan emosional yang goyah di tengah sibuknya keseharian.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita