Buka Puasa Seperti Ini Akan Membuat Sel Kanker “Berterima Kasih”

  • 13 Mar 2026 09:01 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Bulan Ramadan sering menjadi momen untuk memperbaiki pola makan dan gaya hidup. Namun tanpa disadari, kebiasaan berbuka puasa dengan makanan tertentu justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Bahkan, pola makan yang tinggi gula dan makanan olahan disebut dapat menciptakan kondisi tubuh yang “disukai” oleh sel kanker.

Banyak orang memilih berbuka puasa dengan minuman sangat manis, gorengan, serta makanan cepat saji. Padahal, kombinasi makanan tersebut dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cukup tinggi dalam waktu singkat. Kondisi ini jika terjadi terus-menerus dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, hingga gangguan metabolik.

Dikutip dari Cancer Research UK, sel kanker membutuhkan energi dalam bentuk glukosa untuk tumbuh dan berkembang. Meskipun semua sel tubuh juga menggunakan glukosa sebagai sumber energi, pola makan tinggi gula dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko obesitas yang merupakan salah satu faktor risiko berbagai jenis kanker.

Selain gula berlebih, konsumsi makanan olahan dan tinggi lemak jenuh saat berbuka juga perlu diperhatikan. Menurut World Health Organization (WHO), pola makan yang tidak seimbang, kurang konsumsi buah dan sayur, serta tingginya konsumsi makanan olahan dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular, termasuk beberapa jenis kanker.

Lonjakan gula darah yang terlalu cepat setelah seharian berpuasa juga dapat membuat tubuh cepat merasa lelah. Hal ini terjadi karena tubuh memproduksi insulin dalam jumlah besar untuk menurunkan kadar gula darah. Akibatnya, energi justru cepat turun setelah makan.

Karena itu, para ahli kesehatan menyarankan untuk memulai buka puasa dengan makanan yang lebih seimbang. Air putih, buah segar, serta makanan yang mengandung serat dapat membantu tubuh beradaptasi secara bertahap setelah berpuasa sepanjang hari.

Selain itu, mengonsumsi makanan utama yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan sayuran juga penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi. Pola makan seperti ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang lebih tahan lama.

Pada akhirnya, pilihan makanan saat berbuka puasa sangat menentukan dampaknya bagi kesehatan tubuh. Mengurangi makanan tinggi gula, gorengan, serta makanan olahan dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat dan menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Dengan pola makan yang lebih sehat saat berbuka, puasa tidak hanya menjadi ibadah yang menyehatkan secara spiritual, tetapi juga dapat menjadi langkah untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Rekomendasi Berita