5 Pantun Nasehat: Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama
- 05 Mar 2026 22:38 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Dalam kehidupan, setiap manusia akan meninggalkan jejak. Ada yang dikenang karena kebaikan, ada pula yang hanya menjadi cerita yang cepat dilupakan. Seperti pepatah lama yang sering kita dengar, “Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama.” Pepatah ini mengingatkan kita bahwa yang abadi bukanlah harta atau jabatan, melainkan perbuatan baik yang kita tinggalkan. Melalui pantun-pantun berikut, tersimpan pesan sederhana agar manusia selalu menjaga nama baik selama hidup di dunia.
Pantun 1
Pergi ke hutan mencari rotan panjang,
Rotan dipotong dekat telaga.
Harimau mati meninggalkan belang,
Manusia mati meninggalkan nama.
Pantun 2
Burung nuri terbang ke seberang,
Hinggap sebentar di dahan cemara.
Harta benda tak selalu dikenang,
Budi baiklah yang abadi selamanya.
Pantun 3
Pagi hari memetik melati,
Melati harum di tepi taman.
Selama hidup berbuatlah berarti,
Agar dikenang sepanjang zaman.
Pantun 4
Ke pasar membeli kain sutra,
Tak lupa membeli bunga kenanga.
Jika ingin dikenang manusia,
Jagalah sikap dan juga bahasa.
Pantun 5
Pergi berlayar menuju seberang,
Perahu kecil dibawa bersama.
Biar jasad kembali ke liang,
Kebaikan hidup tetap bernama.
Demikianlah pantun-pantun sederhana yang mengingatkan kita tentang arti sebuah nama dan warisan kebaikan. Karena pada akhirnya, hidup bukan hanya tentang seberapa lama kita ada, tetapi tentang apa yang kita tinggalkan untuk dikenang. Semoga setiap langkah yang kita jalani mampu meninggalkan jejak kebaikan bagi sesama.