Syair: Untung Tak Dapat Diraih, Malang Tak Dapat Ditolak
- 07 Mar 2026 22:48 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Dalam perjalanan hidup, manusia sering kali merancang banyak harapan. Kita menanam mimpi, menyusun langkah, dan berharap keberuntungan datang menghampiri. Namun hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada saat ketika keberuntungan terasa jauh dari genggaman, dan musibah datang tanpa bisa dihindari. Pepatah lama mengingatkan kita: untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Dari sanalah lahir syair sederhana ini tentang menerima takdir, belajar dari ujian, dan tetap menyalakan harapan di tengah kehidupan
Pagi hari mentari berseri,
Harapan tumbuh di dalam hati,
Untung diharap datang menghampiri,
Namun nasib belum tentu memberi.
Langkah kaki menyusuri jalan,
Membawa mimpi penuh harapan,
Untung dicari siang dan malam,
Namun malang datang tanpa undangan.
Laut kehidupan kadang tenang,
Kadang ombak datang menerjang,
Untung tak selalu dapat digenggam,
Malang pun datang tanpa diundang.
Namun hidup bukan sekadar keluh,
Bukan pula hanya mengaduh,
Dalam ujian hati ditempuh,
Ada hikmah yang perlahan tumbuh.
Bila untung belum berpihak,
Jangan pula hati terjerak,
Sabar dan ikhlas jadi pelacak,
Agar jiwa tetap tegak.
Karena hidup berputar arah,
Kadang mudah kadang menyerah,
Yang tabah akan tetap cerah,
Meski langkah pernah lelah.
Begitulah kehidupan berjalan—antara harapan dan kenyataan, antara keberuntungan dan cobaan. Pepatah untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak mengajarkan bahwa manusia hanya mampu berusaha, sementara hasil akhirnya berada dalam ketentuan Tuhan. Maka ketika keberuntungan belum datang dan kesulitan menghampiri, yang paling berharga adalah kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan bahwa setiap peristiwa selalu membawa pelajaran bagi kehidupan.