Personal Branding di Tengah Gempuran Tren

  • 01 Feb 2026 15:42 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Di tengah derasnya arus tren digital dan pengaruh algoritma media sosial, menjaga jati diri menjadi tantangan tersendiri bagi individu maupun konten kreator. Tekanan untuk mengikuti pola yang sedang populer kerap mendorong perubahan gaya, nilai, hingga cara berkomunikasi di ruang digital. Namun, konsistensi dalam membangun personal branding dinilai penting agar identitas tetap terjaga tanpa harus sepenuhnya larut dalam tuntutan tren dan algoritma.

"Saya juga kadang-kadang agak muak dengan akun saya kayak isinya kok endorse semua gitu ya. Gimana ya, kayak harusnya ada konten orisinil. Nah untungnya saya agak rutin lah jalan-jalan touring, itu pun di-support juga biasanya. Itu saya selingkan dengan konten endorse lalu tiba-tiba saya touring misalnya ke Malaysia di bulan lalu," ujar Nouval Isnin, digital creator asal Pontianak yang dikenal dengan konten drone-nya yang khas.

Nouval menilai bahwa strategi menabung konten juga perlu dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun personal branding secara berkelanjutan. Menurutnya, penyimpanan konten yang telah disiapkan sebelumnya memudahkan proses publikasi tanpa harus selalu mengikuti tekanan tren harian. Cara tersebut dinilai efektif untuk menjaga konsistensi pesan sekaligus mempertahankan identitas diri di tengah dinamika algoritma media sosial.

"Bulan lalunya lagi (sekitar Oktober 2025) saya keliling Sulawesi. Nah jadi saya banyak menabung konten. Biasanya perjalanan touring saya tuh satu bulan baru balik ke Pontianak, nah itu setiap hari bikin konten ke tempat-tempat yang indah. Banyak sekali menyimpan data-data video-video yang bagus pakai drone segala macam, nah itu saya selingkan biasanya, kayak udah sepuluh konten endorse satu konten jalan-jalan," kata Nouval. 

Menurut Nouval, menjaga orisinalitas konten di media sosial merupakan hal penting dalam membangun dan mempertahankan personal branding. Konten yang dihasilkan perlu disesuaikan dengan fokus dan karakter masing-masing individu agar pesan yang disampaikan tetap jelas dan tidak kehilangan identitas. Selain itu, konsistensi dalam memproduksi dan membagikan konten juga menjadi kunci utama agar personal branding dapat terbentuk secara kuat dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita