Mahasiswa Arsitektur Untan Gelar Pameran Karya
- 15 Feb 2026 00:42 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Mahasiswa Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura menggelar pameran karya yang menampilkan hasil perancangan mahasiswa dari semester awal hingga tugas akhir. Kegiatan ini menjadi ajang edukasi sekaligus ruang apresiasi atas proses panjang yang dijalani mahasiswa arsitektur diadakan di koridor Fakultas Teknik Universitas Tanjung Pura pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Ketua Panitia, Nabila Alya Mukhbita, mengatakan pameran tersebut bertujuan memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai proses pembelajaran yang akan mereka tempuh selama menempuh studi di jurusan arsitektur.
“Tujuan pertama kami tentu untuk memberikan informasi kepada mahasiswa baru, khususnya arsitektur, bahwa ke depannya mereka akan melalui proses seperti ini juga. Pameran ini menampilkan karya dari semester 1 hingga semester 7 dan tugas akhir,” ujar Alya saat diwawancarai reporter RRI Pontianak.
Selain menyasar mahasiswa internal, panitia juga membuka pameran untuk masyarakat umum. Bahkan, sembilan sekolah di Kota Pontianak turut diundang agar para siswa dapat mengenal lebih dekat dunia arsitektur. Menurut Nabila, sejumlah karya mahasiswa mengangkat studi kasus bangunan yang telah berdiri di Pontianak maupun eksplorasi cagar budaya di Kalimantan Barat. Hal tersebut bertujuan agar mahasiswa memahami struktur bangunan serta kebiasaan masyarakat setempat sebelum merancang desain.
Beragam karya ditampilkan dalam pameran ini, mulai dari maket, poster desain, hasil render, hingga maket dari Program Profesi Arsitek (PPAr). Selain pameran, panitia juga menggelar talk show yang melibatkan orang tua mahasiswa dan klien PPAr.
“Talk show ini agar orang tua mengetahui bahwa mahasiswa arsitektur yang sering pulang malam atau memiliki banyak kegiatan itu memang benar-benar sedang mengerjakan tugas, karena proporsi tugas di arsitektur cukup berat,” kata Alya.
Pameran yang berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, tersebut mendapat respons positif dari pengunjung. Meski persiapannya tergolong singkat, antusiasme terlihat dari banyaknya mahasiswa lintas fakultas, siswa, hingga guru SMA yang hadir.
Nabila berharap pameran ini tidak hanya menjadi ajang memamerkan karya, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bersama bahwa arsitektur merupakan proses panjang yang membutuhkan riset, analisis, dan perancangan matang sebelum menghasilkan sebuah karya bangunan.