Kebersihan Mulut Tetap Terjaga tanpa Mengurangi Pahala Puasa Ramadhan.
- 10 Mar 2026 05:27 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak: Puasa Ramadan mengajarkan umat Islam untuk menjaga diri dari hal yang dapat membatalkan ibadah, termasuk sesuatu yang masuk ke dalam tenggorokan. Salah satu hal yang sering dipertanyakan adalah hukum menggosok gigi saat sedang menjalankan puasa.
Dalam pandangan para ulama, menggosok gigi saat puasa pada dasarnya diperbolehkan selama tidak ada air atau pasta gigi yang tertelan. Namun, kehati-hatian sangat dianjurkan agar tidak ada sisa air, busa, atau rasa yang masuk ke tenggorokan.
Sebagian ulama juga menyarankan agar menggosok gigi tidak dilakukan setelah waktu zawal atau setelah matahari tergelincir. Hal ini sebagai bentuk menjaga kesempurnaan puasa dan menghormati bau mulut orang yang berpuasa yang disebut mulia di sisi Allah.
Solusi yang bijak adalah menggosok gigi setelah sahur sebelum masuk waktu Subuh agar mulut tetap bersih sepanjang hari. Dengan cara ini, seseorang dapat menjaga kebersihan tanpa khawatir merusak atau mengurangi kesempurnaan puasanya.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan menggunakan siwak yang merupakan sunnah Rasulullah dalam menjaga kebersihan mulut. Siwak lebih aman digunakan saat puasa karena tidak mengandung busa atau bahan kimia yang berpotensi tertelan.
Jika tetap ingin menggunakan sikat gigi dan pasta gigi di siang hari, lakukanlah dengan sangat hati-hati dan berkumur secukupnya. Pastikan semua sisa air dibuang dengan sempurna dan tidak ada yang tertelan agar puasa tetap sah.
Pada akhirnya, Islam adalah agama yang mengajarkan keseimbangan antara menjaga kebersihan dan kehati-hatian dalam beribadah. Dengan niat yang baik serta sikap hati-hati, kebersihan mulut tetap terjaga tanpa mengurangi pahala puasa Ramadhan. Wallahu'alam Bishawab.
Baca juga: Tetap Semangat Bekerja meski Sedang Berpuasa