Lemukutan Andalkan Snorkeling dan Fasilitas Wisata Terjangkau

  • 15 Nov 2025 21:36 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Bengkayang: Pulau Lemukutan di Kabupaten Bengkayang terus menjadi salah satu destinasi wisata bahari favorit di Kalimantan Barat. Selain menawarkan panorama bawah laut yang masih alami, fasilitas permainan air dan harga paket wisata yang terjangkau membuat kunjungan wisatawan ke pulau tersebut terus meningkat.

Pengelola wisata lokal, Ryo Lemukutan mengatakan antusiasme pengunjung dari berbagai daerah menjadi faktor utama berkembangnya layanan dan wahana wisata di pulau itu sejak lebih dari satu dekade terakhir.

Menurut Ryo, berbagai wahana terus ditambah untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, mulai dari snorkeling yang menjadi ikon Lemukutan, hingga banana boat dan donut boat yang saat ini menjadi permainan baru di pulau tersebut. Ia menyebut saat ini tersedia sekitar 16 kamar penginapan, termasuk homestay, kamar standar, hingga kamar ber-AC dan kamar mandi dalam.

“Potensi wisata di Lemukutan bagus, Bang. Antusias pengunjung luar biasa. Itu yang bikin kami semangat mengembangkan,” ujar Ryo, Sabtu (15/11/2025).

Kepuasan juga dirasakan salah seorang pengunjung, Ibnu, karyawan perusahaan Mitra Adi Perkasa (MAP) dari Pontianak. Ia menyebut Lemukutan menjadi tujuan favorit dalam kegiatan trip tahunan perusahaannya karena fasilitasnya lengkap dengan biaya yang dianggap terjangkau.

“Kita tiap tahun ada trip karyawan. Dan kami lebih sering memilih Lemukutan karena biayanya terjangkau. Fasilitas permainannya lengkap, banyak yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Ibnu menambahkan, paket wisata ke Pulau Lemukutan yang berkisar Rp300.000 sampai Rp450.000 per orang dinilai realistis karena mencakup penginapan dan berbagai wahana permainan air.

“Di sini lengkap, sudah termasuk banana boat, snorkeling, sampai kano. Penginapannya juga murah. Dibanding pulau lain, fasilitasnya belum tentu selengkap ini,” tambahnya.

Namun, ia berharap ke depan pemerintah dan pengelola dapat meningkatkan ketersediaan listrik yang saat ini masih terbatas. “Kalau bisa listriknya jadi 24 jam. Sekarang kan masih dari jam 4 sore sampai jam 6 pagi,” kata Ibnu.

Dengan perpaduan keindahan bawah laut, fasilitas wisata yang terus berkembang, harga paket yang relatif terjangkau, serta pengelolaan wisata yang melibatkan masyarakat lokal, Pulau Lemukutan tetap menjadi salah satu destinasi paling diminati untuk liburan keluarga maupun kegiatan rombongan perusahaan.

Baca juga: Lemukutan Dorong Produk Pala dan Rumput Laut Unggul

Rekomendasi Berita