Strategi Cerdas Atasi Keterbatasan Lahan
- 03 Mar 2026 14:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Permasalahan mengenai keterbatasan lahan seringkali menjadi penghalang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Namun, tidak dengan salah satu pelaku UMKM yang berhasil mendobrak hambatan tersebut melalui strategi bisnis yang unik, Teguh Waluyo, S. Pd. pemilik Prawita Garden dalam acara UMKM Bicara di RRI Purwokerto.
Alih-alih terpaku pada kepemilikan aset pribadi, Teguh mengembangkan sistem pemberdayaan masyarakat dengan menitipkan koloni lebah dan bibit tanaman buah kepada mitra di berbagai desa. Sistem pemberdayaan ini diberikan secara gratis olehnya.
“Kalau kita terpaku dengan lahan yang kita punya saja, entah sampai kapan kita bisa punya lahan sendiri. Maka, kita gunakan sistem pemberdayaan, titip lebah di lokasi mitra dan kasih koloni serta tanaman buah gratis,” ungkapnya.
Tidak hanya memperluas jangkauan produksi madunya, ia juga dapat membangun kemandirian ekonomi bagi warga sekitar yang menjadi mitra lokasi. Pemilik Prawita Garden juga menerapkan konsep agroforestry atau tumpang sari yang dapat memaksimalkan setiap jengkal lahan dengan berbagai strata tanaman, mulai dari nangka, durian, hingga palawija.
Bagi masyarakat yang ingin terjun ke dunia perlebahan, Teguh menekankan bahwa modal awal sangat fleksibel tergantung dengan tujuan, apakah untuk konsumsi rumah tangga atau skala usaha besar. Prawita Garden sendiri menyediakan paket kemitraan jenis lebah unggul dengan kisaran modal Rp12,5 juta secara lengkap dengan pendampingan teknis dan jaminan pengawasan hasil panen bagi para investor atau penghobi. (Alin)