Stasiun Karangsari Berubah Jadi Wisata Dadakan Setiap Sore
- 26 Jan 2026 13:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas -Stasiun Karangsari yang berada di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, belakangan ini berubah menjadi obyek wisata dadakan. Setiap sore hari, puluhan warga, terutama orang tua bersama anak-anak, tampak memadati area sekitar stasiun untuk sekadar menonton kereta api yang melintas.
Stasiun Karangsari merupakan salah satu stasiun kereta api yang memiliki nilai sejarah di wilayah Banyumas bagian barat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +233 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini sudah ada sejak era kolonial Belanda dan dulunya berfungsi sebagai titik pemberhentian penting untuk angkutan penumpang dan hasil bumi warga sekitar.
Seiring waktu dan perubahan kebijakan perkeretaapian, aktivitas stasiun ini menurun dan kini tidak lagi melayani naik turun penumpang secara aktif. Dahulu stasiun ini sering menjadi tempat persilangan kereta api dari dan menuju Purwokerto. Semenjak jalur ganda beroperasi, tidak ada lagi kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi penyusulan antarkereta api.
Meski begitu, keberadaan jalur rel yang masih aktif membuat Stasiun Karangsari tetap hidup. Fenomena baru pun muncul ketika warga mulai memanfaatkan momen melintasnya kereta sebagai hiburan gratis, khususnya bagi anak-anak. Banyak orang tua mengaku sengaja mengajak anak mereka ke stasiun untuk mengenalkan kereta api secara langsung.
“Anak saya senang sekali kalau lihat kereta lewat. Menjadi alternatif tempat wisata sekaligus menjadi tempat edukasi ke anak terkait kereta api ” ujar Dian, salah satu warga Cilongok.
Antusiasme warga semakin terasa saat waktu menjelang magrib. Anak-anak tampak berlarian sambil melambaikan tangan ke arah masinis, sementara para orang tua duduk santai mengawasi dari pinggir area stasiun. Ramainya pengunjung turut membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Sejumlah pelaku UMKM mulai bermunculan dengan berjualan makanan ringan, minuman, hingga jajanan tradisional.
Meski menjadi hiburan baru bagi masyarakat, warga berharap tetap ada perhatian terhadap faktor keselamatan, terutama bagi anak-anak yang berada dekat jalur rel. Pengawasan orang tua dinilai sangat penting agar fenomena wisata dadakan ini tetap aman dan nyaman. Selain itu, petugas KAI melalui pengeras suara stasiun aktif menghimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati dan menjaga jarak aman dari rel saat ada kereta melintas.
Stasiun Karangsari bukan hanya sekadar bangunan bersejarah dan jalur kereta yang dilalui rangkaian besi panjang, melainkan telah menjadi ruang interaksi sosial baru bagi warga Cilongok, tempat sederhana untuk melepas penat, mengenalkan anak pada dunia luar, sekaligus menggerakkan ekonomi kecil masyarakat sekitar.