Gurita Bumbu Khas Ranai Jadi Lauk Favorit Berbuka Puasa
- 25 Feb 2026 07:55 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna- Masakan gurita menjadi salah satu lauk favorit masyarakat Ranai, Kabupaten Natuna, saat berbuka puasa. Hidangan laut yang kaya protein ini diolah dengan bumbu khas melayu pesisir sehingga menghadirkan cita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas yang menggugah selera.
Sebagai daerah kepulauan, ketersediaan hasil laut di Ranai melimpah, termasuk gurita yang banyak ditangkap nelayan tradisional. Saat Ramadhan, permintaan gurita di pasar tradisional Ranai meningkat karena banyak warga memilihnya sebagai menu utama berbuka.
Salah seorang pedagang ikan di Pasar Ranai, mut, mengatakan harga gurita relatif stabil selama Ramadan. “Biasanya gurita segar cepat habis menjelang sore. Banyak yang mencari untuk dimasak balado atau dimasak hitam manis,” ujarnya, selasa,24 Februari 2025.
Gurita umumnya dimasak dengan cara direbus terlebih dahulu agar teksturnya empuk, kemudian ditumis bersama bawang merah, bawang putih, cabai, serta tambahan kecap manis dan rempah pilihan. Proses memasak yang tepat membuat daging gurita tidak alot dan tetap kenyal saat disantap.
Menurut warga Ranai, gurita cocok dijadikan lauk berbuka karena rasanya yang lezat dan kandungan gizinya yang baik untuk memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Biasanya hidangan ini disajikan bersama nasi hangat, lalapan, dan sambal.
Selain dimasak tumis atau balado, sebagian masyarakat juga mengolah gurita menjadi gulai santan khas Natuna yang kaya rempah. Hidangan tersebut kerap menjadi menu andalan saat berbuka bersama keluarga.
Dengan kekayaan hasil laut yang melimpah, masakan gurita terus menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat Ranai. Sajiannya juga bisa ikut menyemarakkan momen berbuka puasa di bulan Ramadhan.