Kualitas Air Terjun Gunung Ranai Relatif Terjaga

  • 24 Jan 2026 18:55 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Air Terjun Gunung Ranai di Kabupaten Natuna dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam yang berada di kawasan pegunungan dan hutan lindung. Keberadaan air terjun ini sangat bergantung pada kondisi lingkungan sekitar yang masih alami dan minim aktivitas industri.

Secara visual, aliran air di Air Terjun Gunung Ranai tampak jernih dengan debit yang relatif stabil, terutama pada musim kemarau. Kondisi tersebut merupakan salah satu indikator awal kualitas air permukaan yang masih baik menurut kajian ilmu lingkungan (Effendi, 2003).

Dalam ilmu kualitas air, parameter fisika seperti kejernihan, suhu, dan kekeruhan digunakan sebagai penilaian awal kondisi perairan. Effendi dalam buku Telaah Kualitas Air menjelaskan bahwa air permukaan di kawasan hutan lindung cenderung memiliki kualitas lebih baik karena minim pencemaran antropogenik (Effendi, 2003).

Selain parameter fisika, kualitas air juga ditentukan oleh parameter kimia seperti pH dan oksigen terlarut. Menurut Boyd (1990) dalam buku Water Quality in Ponds for Aquaculture, perairan alami yang baik umumnya memiliki pH mendekati netral dan kandungan oksigen terlarut yang cukup untuk mendukung kehidupan organisme air.

Kawasan Gunung Ranai sendiri merupakan daerah tangkapan air yang berfungsi penting dalam menjaga keseimbangan hidrologi wilayah Natuna. Suharyanto (2014) dalam kajiannya tentang sumber daya air menyebutkan bahwa kawasan hutan pegunungan berperan besar dalam menyaring air secara alami sebelum mengalir ke hilir.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa penilaian kualitas air tidak cukup hanya berdasarkan pengamatan visual. Pengujian laboratorium secara berkala tetap diperlukan untuk memastikan air memenuhi baku mutu sesuai peruntukan wisata dan ekosistem, sebagaimana diatur dalam standar kualitas air nasional (Effendi, 2003).

Rekomendasi Berita