Energi Terbarukan, Harapan Baru di tengah Ancaman Perubahan Iklim
- 26 Feb 2026 18:11 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID – Sabang : Isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan semakin menjadi perhatian dunia. Salah satu solusi utama untuk mengurangi dampak tersebut yaitu dengan beralih ke energi terbarukan serta menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasinul Fathani, ST, Analis Program Energi Baru Terbarukan dalam program Green Radio Pro 1 RRI Banda Aceh menuturkan energi terbarukan merupakan hal yang menjadi alternatif pemenuhan energi. “Energi terbarukan tidak luput dari tren dan hal yang terjadi di dunia saat ini, melihat hal tersebut kita membutuhkan alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi kita saat ini , dimana kita masih didominasi oleh energi fosil seperti batu bara, minyak, gas dan lain-lain,” katanya, Sabtu 21 Februari 2026.
Ditambahkannya energi terbarukan hadir sebagai solusi untuk menggantikan energi-energi yang telah tersedia menjadi energi terbarukan yang menghasilkan emisi karbon lebih rendah dibandingkan dengan energi fosil. Energi terbarukan sendiri merupakan energi yang berasal dari sumber alam yang dapat diperbarui secara alami dan tidak akan habis, seperti matahari, angin, air, panas bumi dan biomassa.
Menggunakan energi terbarukan saja tidak cukup tanpa diimbangi perubahan perilaku. Gaya hidup ramah lingkungan berarti sama dengan menjalani kehidupan dengan kesadaran untuk mengurangi dampak negatif terhadap bumi. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan yaitu :
Menghemat listrik, mematikan lampu dan perangkat elektronik ketika tidak digunakan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memakai tas belanja kain dan botol minum isi ulang, mengelola sampah dengan bijak.
Setiap perubahan besar selalu dimulai dari langkah yang kecil. Saat masyarakat menyadari pentingnya energi terbarukan dan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, dampaknya akan terasa secara luas bagi kesehatan, ekonomi, maupun kelestarian alam.