Kiat Aman Berpuasa bagi Ibu Menyusui

  • 21 Feb 2026 08:44 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID – Sabang : Berpuasa terutama pada saat bulan suci Ramadan, menjadi kewajiban bagi umat Muslim. Namun, bagaimana dengan ibu menyusui jika tetap berpuasa saat masih memberikan ASI kepada bayi, kekhawatiran ini umumnya berkaitan dengan kecukupan produksi ASI dan kondisi kesehatan ibu maupun bayi.

Seperti halnya dijelaskan dr. Nuril Annissa, M.Si, selaku Dokter Konselor Menyusui dan Wakil Ketua AIMI Aceh. Pada program Siereuboh Pro 4 RRI Banda Aceh, Rabu 18 Februari 2026. “Ibu menyusui tidak dilarang berpuasa, tapi bukan tanpa alasan, Allah menyebutkan tentang Ibu menyusui tersebut di dalam Alqur’an, disejajarkan dengan orang-orang yang sakit, dalam perjalanan/tidak sanggup lagi berpuasa, semua itu ada ruhsah ataupun keringanannya,” ujarnya.

Dalam ajaran Islam, ibu menyusui mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa jika dikhawatirkan dapat membahayakan dirinya atau bayinya. Keputusan berpuasa ataupun tidak sebaiknya mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing. “Namun secara medis ada hal yang harus diperhatikan, yaitu melihat kondisi Ibu dan bayinya, bilamana memungkinkan boleh dilanjutkan berpuasa, jika tidak maka sebaiknya ditunda dulu puasanya demi Ibu juga bayinya,” kata dr. Nuril.

Ditambahkannya puasa tidak selalu menurunkan produksi ASI secara signifikan, produksi ASI lebih dipengaruhi oleh waktu menyusui atau memompa ASI, asupan cairan, kecukupan kalori dan nutrisi juga kondisi kesehatan ibu Tubuh ibu umumnya mampu beradaptasi terhadap perubahan pola makan sementara, tetapi jika asupan cairan dan nutrisi tidak tercukupi saat sahur dan berbuka maka produksi ASI bisa berkurang.

Jika kondisi ibu dan bayi sehat, berikut beberapa kiat agar berpuasa tetap aman :

Konsumsi makanan bergizi seimbang, karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta sayur dan buah.

Penuhi kebutuhan cairan minimal 2–3 liter per hari (dibagi saat berbuka hingga sahur).

Hindari makanan terlalu manis dan berkafein yang dapat memicu dehidrasi.

Tetap menyusui atau memompa ASI secara rutin untuk menjaga produksi.

Perhatikan tanda dehidrasi dan penurunan produksi ASI.

Jika bayi tampak lebih rewel, frekuensi buang air kecil berkurang atau berat badan tidak bertambah, sebaiknya evaluasi kembali keputusan untuk berpuasa.

Rekomendasi Berita