Putri Pariwisata Samarinda Gaet Gen Z Promosikan Wisata

  • 03 Mar 2026 12:07 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Deru kapal di Sungai Mahakam, tarian adat di Desa Budaya Pampang, hingga kemegahan kubah Masjid Islamic Center menjadi wajah pariwisata yang lekat dengan warga Kota Tepian. Namun di balik itu, masih banyak potensi wisata Samarinda yang belum tereksplorasi dan menunggu sentuhan generasi muda.

Putri Pariwisata Kota Samarinda 2025, Afifah Alfina Ramadhani, menegaskan perannya bukan sekadar simbol promosi, tetapi motor penggerak kolaborasi. Dalam wawancara bersama rri.co.id, Selasa, 3 Maret 2026, ia mengatakan terpilihnya dirinya membawa tiga tugas utama sebagai promotor, edukator, dan inisiator.

“Yang pertama sebagai promotor, kedua edukator, dan ketiga inisiator atau pencetus. Untuk promotor dan edukator itu sudah pasti kami lakukan, tapi langkah nyata kami ada di peran ketiga, sebagai inisiator dengan menciptakan program kerja kolaborasi bersama pemerintah,” ujarnya.

Menurut Afifah, kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi Z, menjadi kunci penguatan pariwisata lokal. Ia menilai generasi muda memiliki pengaruh besar dalam membentuk tren kunjungan wisata melalui media sosial.

“Peran yang sangat kuat itu ada pada generasi Z. Maka dari itu media sosial adalah alat tempur paling kuat yang kami gunakan untuk mempromosikan dan mengekspos destinasi wisata di Samarinda,” katanya.

Ia menyebut ada tiga destinasi unggulan yang wajib dikunjungi saat berada di Samarinda. Pertama adalah Desa Budaya Pampang yang menawarkan kekayaan budaya Dayak dan pertunjukan adat yang autentik.

Kedua, Masjid Islamic Center Samarinda yang menjadi salah satu masjid terbesar di Indonesia dan ikon kebanggaan warga. “Kita sebagai masyarakat Samarinda harus bangga, karena salah satu masjid terbesar ada di kota sendiri,” ucapnya.

Destinasi ketiga adalah wisata susur Sungai Mahakam atau Posut Etam. Melalui perjalanan menyusuri sungai tersebut, wisatawan dapat melihat wajah Samarinda dari perspektif berbeda sekaligus merasakan denyut kehidupan masyarakat yang tumbuh di bantaran sungai.

Afifah berharap sektor pariwisata dapat semakin mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM. Ia menilai kawasan Islamic Center memiliki potensi besar menghadirkan tenant UMKM secara rutin, tidak hanya saat event tertentu.

“Harapannya UMKM tidak hanya hadir saat acara saja, tapi bisa mengisi tenant setiap hari. Peluang meningkatkan ekonomi melalui pariwisata di Samarinda itu sangat besar,” kata Afifah.

Rekomendasi Berita