Gasing Penghapus Tren SD yang Picu Kontroversi

  • 17 Sep 2025 15:32 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Permainan gasing dari penghapus karet tengah menjadi tren di kalangan siswa sekolah dasar di Sampang.

Anak-anak memodifikasi penghapus menjadi gasing dengan menambahkan paku payung dan biji staples sebagai porosnya. Meski terlihat kreatif, tren ini memicu kekhawatiran dari orang tua dan guru.

Bahan-bahan tajam seperti staples dan paku payung dinilai berbahaya karena dapat menyebabkan luka jika tercecer di lantai. Selain itu, penggunaan penghapus sebagai mainan dianggap mubazir dan tidak sesuai fungsinya.

“Anak-anak membeli banyak penghapus hanya untuk dijadikan gasing. Ini membuang uang dan tidak mendidik,” ujar Sukimah, guru SD di Desa Banyukapah, Rabu (17/9/2025).

Tren ini menimbulkan pro dan kontra. Sebagian pihak mendukung kreativitas anak, namun banyak pula yang meminta pengawasan lebih ketat agar permainan tetap aman dan edukatif.

Rekomendasi Berita