Permintaan Kelapa Hijau Sampang Drastis, Dipercaya Redakan Campak
- 30 Jan 2026 11:28 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Keyakinan masyarakat akan khasiat bahan alami untuk kesehatan memicu lonjakan permintaan kelapa hijau di Kabupaten Sampang. Memasuki awal tahun ini, penjualan kelapa hijau dilaporkan meningkat hingga seratus persen dibandingkan hari biasanya.
Salah seorang penjual kelapa hijau, Ahmadi, mengungkapkan bahwa kenaikan ini didominasi oleh warga yang mencari alternatif pengobatan untuk anggota keluarga yang sedang sakit, sebagian besar karena campak. Jika pada hari normal ia hanya mampu menjual sekitar 10 butir, kini permintaannya mencapai 20 butir per hari.
"Ya, yang saya tanya setiap orang yang mencari degan (kelapa) hijau itu buat yang sakit. Akhir-akhir ini lonjakannya hingga seratus persen dari hari biasanya. Biasanya paling banyak hanya 10, sekarang mencapai 20 per hari," ujar Ahmadi saat ditemui di lapak jalan Rajawali Kelurahan Karangdalam, Jumat 30 Januari 2026.
Ahmadi melanjutkan, masyarakat Madura secara turun-temurun meyakini bahwa air kelapa hijau memiliki khasiat khusus untuk membantu meredakan demam. Selain itu, kelapa hijau dipercaya sangat efektif bagi anak kecil yang mengalami gejala campak. Kelapa hijau yang dipilih masyarakat adalah jenis ejuh atau kelapa muda dengan rona merah muda pada kulit dalamnya. Dengan meminum airnya, bintik merah atau bercak campak dipercaya akan keluar secara tuntas sehingga mempercepat proses penyembuhan.
Cara konsumsi juga memengaruhi khasiat. Banyak warga yang memilih meminum langsung dari batoknya menggunakan sedotan demi menjaga kualitas air tetap murni.
"Air yang diminum langsung dengan sedotan dari batoknya itu lebih bagus. Di dalam batok kelapa, kualitasnya tidak mengalami perubahan selama 5 jam setelah dibuka," tambah Ahmadi.
Manfaat ini diakui oleh Kartika, warga Kelurahan Karangdalam. Ia menceritakan pengalamannya saat sang buah hati tertular penyakit campak.
"Anak saya yang pertama campak menular ke adeknya. Nah, si adek saya beri air kelapa saat melihat ada bintik merah. Setelah itu bintik merah keluar merata tuntas, dua hari kemudian bersih. Alhamdulillah tidak membekas," tutur Kartika.
Meski khasiat air kelapa hijau diakui secara tradisional sebagai pendukung kesembuhan, masyarakat tetap diimbau untuk tidak mengabaikan langkah medis preventif.
Dalam kondisi ini, PJ Campak - Pengelola surveilans penyakit dan imunisasi Dinkes Sampang, Hafidz Abdullah menghimbau masyarakat untuk melengkapi vaksinasi MR (Measles and Rubella) bagi anak-anak, meningkatkan imunitas melalui nutrisi seimbang, dan selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk memutus rantai penularan penyakit menular.