Wagup Maluku pindahkan 2 Anaknya yang berkebutuhan khusus ke SMA kristen Ambon
- 28 Mar 2025 16:38 WIB
- Saumlaki
KBRN, Saumlaki : Wakil Gubernur Maluku, Abdulah Vanath memindahkan dua anaknya yang berkebutuhan khusus ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Yayasan Persekolahan Kristen Protestan Maluku (YPKPM) di Ambon.Rencana ini dilaksanakan pada Jumat (28/3/2025) .
SMA Kristen Kota Ambon dikenal sebagai salah satu dari dua sekolah inklusi di daerah tersebut, saat ini memiliki tujuh siswa berkebutuhan khusus yang sedang menempuh pendidikan di sana. Vanath mengunjungi SMA Kristen di Jalan Diponegoro itu untuk memastikan kualitas pendidikan yang ditawarkan sebelum memindahkan anak-anaknya.
"Ini anak saya kembar tiga laki-laki, duanya lahir dengan berkebutuhan khusus. Mereka berdua awalnya sekolah di Jakarta, namun karena saya terpilih sebagai Wakil Gubernur Maluku, kami mencoba mencari sekolah yang inklusif," kata Vanath saat kunjungan pada Rabu (26/3/2025) lalu.
Dengan menjabat sebagai Wakil Gubernur, ia merasa perlu untuk mencari sekolah inklusif yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya di Ambon. Setelah mencari informasi, kami mendengar bahwa SMA YPKPM Ambon memiliki program inklusif dan telah meluluskan sejumlah anak berkebutuhan khusus yang kini sedang kuliah, Oleh karena itu, saya memutuskan untuk memindahkan kedua anak saya ke sini," tambah dia.
Ia merasa bangga dengan kehadiran Wakil Gubernur dan mengungkapkan bahwa sekolahnya telah menjadi sekolah inklusif sejak 2020, menerima dan meluluskan sejumlah siswa berkebutuhan khusus.
"Sangat senang dan bangga. Saat ini kami punya tujuh siswa berkebutuhan khusus, di antaranya ada yang tuna grahita tipe A dan B serta keterlambatan intelektual. Mereka semua ikut proses belajar bersama-sama siswa yang lain seperti biasa," kata Laturiuw
Laturiuw juga menegaskan pentingnya pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, sambil mengkritisi pandangan negatif yang masih ada di masyarakat.
"Ini hal yang baik, paling tidak beliau percayakan anaknya untuk sekolah di sini. Intinya, jangan simpan anak di rumah. Mereka harus sekolah," tegas dia.
Setelah pertemuan tersebut, akan ada tahap assessment untuk mengetahui kebutuhan calon siswa dan proses adaptasi belajar setelah pindah ke Ambon.
Selain itu, akan dilakukan renovasi toilet untuk siswa berkebutuhan khusus., nanti akan ada pertemuan empat mata saya dengan istri Pak Wagub. Pak Wagub juga ingin mengganti satu toilet jongkok menjadi toilet duduk.