Musisi: AI Jadi Tantangan Baru dalam Kreativitas Bermusik
- 10 Mar 2026 07:34 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai menjadi tantangan baru bagi dunia musik. Teknologi tersebut membuat proses penciptaan lagu semakin mudah, namun juga memunculkan kekhawatiran bagi sebagian musisi.
Musisi senior Kota Semarang, Hari Djoko Santoso, mengatakan kemajuan teknologi tidak bisa dihindari oleh para pelaku musik. Menurutnya, musisi perlu memahami dan memanfaatkan teknologi secara bijak agar tidak tertinggal perkembangan zaman.
Ia mengatakan, kehadiran AI sering menimbulkan anggapan bahwa membuat lagu menjadi lebih mudah dibanding sebelumnya. “Tantangannya, sekarang, dengan adanya AI, seolah-olah membuat lagu itu gampang,” ujarnya dalam Dialog Semarang Menyapa Pro 1 RRI Semarang, Senin, 9 Maret 2026.
Kondisi ini bahkan membuat sebagian musisi merasa khawatir terhadap masa depan kreativitas mereka. Meski demikian, Hari Djoko menilai AI tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman.
Ia menegaskan, teknologi tersebut justru dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu bagi musisi. “Menurut saya AI itu sebagai pembantu ketika kita buntu dalam berkarya,” katanya.
Meski demikian, ia menekankan, teknologi sebaiknya hanya digunakan sebatas sebagai pemicu kreativitas. “AI itu cukup sebagai pendorong saja, jangan sampai dijadikan kebiasaan,” ucapnya.
Selain memanfaatkan teknologi, lanjutnya, musisi juga harus memperluas wawasan musik. Pembelajaran dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan musik nasional maupun internasional.
Hari Djoko juga mengingatkan pentingnya menjaga keberadaan musik tradisional di tengah arus modernisasi. Menurutnya, musik tradisi seperti keroncong dan kerawitan tetap memiliki tempat di tengah masyarakat.
“Musik tradisi jangan sampai berhenti. Harus tetap berjalan bersama musik modern,” ujarnya.