Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Batang Gelar Lomba Video Pendek
- 13 Mar 2026 13:12 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang -Sejumlah peserta pemagangan batch 2 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang mendapatkan arahan khusus terkait kompetisi konten kreatif. Pihak Lapas memberikan sosialisasi mengenai lomba video pendek dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) di Aula Atas Lapas Batang, Jumat 13 Maret 2026.
Kepala Urusan (Kaur) Umum Lapas Batang, Rizal Eka Maduraga, memimpin langsung jalannya pertemuan tersebut. Agenda ini difokuskan pada pemberian teknis lomba sekaligus memotivasi para peserta magang agar terlibat aktif menyumbangkan karya visual dalam momen bersejarah bagi instansi pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Rizal menyebutkan bahwa kompetisi video pendek ini merupakan medium bagi para peserta magang untuk mengasah kreativitas. Melalui karya tersebut, mereka diharapkan mampu mendokumentasikan berbagai sisi positif yang ada di dalam lingkungan Lapas Batang.
“Kami mengajak rekan-rekan peserta magang batch 2 untuk ikut memeriahkan Hari Bhakti Pemasyarakatan melalui karya video pendek. Ini adalah kesempatan bagi kalian untuk menunjukkan perspektif kreatif mengenai pelayanan dan pembinaan yang ada di sini,” ujar Rizal di depan peserta.
Pihak Lapas juga mewanti-wanti agar konten yang dihasilkan tidak hanya sekadar visual menarik. Rizal menegaskan bahwa setiap karya harus membawa pesan edukasi dan nilai humanis, selaras dengan tema besar peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan tahun ini.
“Manfaatkan momentum ini untuk mengasah kemampuan storytelling dan sinematografi kalian. Pastikan pesan yang disampaikan dalam video dapat memberikan citra positif mengenai transformasi pemasyarakatan kepada masyarakat luas,” tambahnya menekankan bobot pesan video.
Para peserta magang terlihat antusias saat sesi penjelasan mengenai kriteria penilaian dan durasi video. Mereka juga diberikan batasan mengenai teknis pengambilan gambar yang diperbolehkan di area sensitif Lapas guna menjaga keamanan dan ketertiban.
Pertemuan diakhiri dengan sesi tanya jawab intensif mengenai teknis perlombaan. Dengan adanya keterlibatan ini, para peserta magang diharapkan tidak hanya memahami pekerjaan administratif, tetapi juga memiliki kebanggaan menjadi bagian dari keluarga besar pemasyarakatan melalui karya nyata.