Jelang Haji 2026, Klinik PMI Semarang Hadirkan Layanan Vaksinasi

  • 06 Mar 2026 08:10 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang –Klinik Utama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang membuka layanan vaksinasi bagi calon jemaah haji dan umrah serta masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Sebagai langkah awal operasional, klinik ini menawarkan sejumlah program harga promo khusus bagi masyarakat.

Kepala Klinik Utama PMI Kota Semarang, dr. Diah Hastuti BioMed mengatakan pembukaan layanan vaksinasi merupakan bagian dari pengembangan pelayanan kesehatan. Tahap awal, pihaknya memfokuskan vaksin bagi calon jemaah haji dan umrah disaat menjelang momen pelaksanaan Haji 2026.

“Kami memberikan harga promo khusus untuk perjalanan haji dan umrah. Saat ini tersedia vaksin meningitis dan polio, dan dalam waktu dekat akan ditambah vaksin influenza,” katanya, Kamis 5 Maret 2026.

Ia menjelaskan, selama masa promo pembukaan, vaksin meningitis ditawarkan dengan harga 225.000 ribu dan vaksin polio 200.000 ribu per dosis. Selain itu, klinik juga menyediakan paket bundling meningitis dan polio dengan tarif 420.000 ribu rupiah.

Selain jenis vaksin tersebut, klinik juga menyediakan beberapa vaksin lain seperti hepatitis B dan HPV. Pihaknya berupaya memberikan harga yang lebih terjangkau dibandingkan layanan serupa di tempat lain.

“Untuk vaksin lain seperti hepatitis B dan HPV juga tersedia. Kami berusaha memberikan harga promo yang insyaallah termasuk paling terjangkau,” ujarnya.

Dalam launcing layanan tersebut, pihaknya juga mengundang sejumlah biro perjalanan haji dab umrah, serta kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Menurutnya, peluang kerja sama dengan biro perjalanan cukup besar mengingat kebutuhan vaksinasi merupakan salah satu syarat berangkat ke luar negeri.

“Kami mulai menjajaki kerja sama dengan biro perjalanan haji dan umrah serta KBIH di Kota Semarang. Bagi yang bekerja sama dengan kami, nantinya juga akan mendapatkan harga khusus,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses vaksinasi bagi jemaah haji dan umrah juga akan terhubung dengan sistem informasi kesehatan milik Balai Karantina Kesehatan sehingga data vaksinasi dapat tercatat secara resmi.

“Vaksin untuk umrah dan haji nantinya langsung masuk ke sistem Balai Karantina Kesehatan sehingga terkoneksi dengan sistem informasi kesehatan yang digunakan pemerintah,” katanya.

Sekretaris PMI Kota Semarang, Yudi Wibowo mengatakan pembukaan layanan vaksinasi merupakan bagian dari pengembangan unit kesehatan di PMI. Selama ini klinik PMI telah memiliki berbagai layanan medis, namun vaksinasi perjalanan internasional belum tersedia sehingga kini mulai dikembangkan.

“Unit klinik kami memiliki banyak kegiatan pelayanan kesehatan. Salah satu yang belum ada sebelumnya adalah layanan vaksinasi untuk perjalanan internasional, dan sekarang kami mulai membuka layanan tersebut,” katanya.

Ke depan, lanjut dia, pihaknya juga akan memperluas layanan vaksinasi ke segmen lain, termasuk vaksin untuk anak-anak. Namun pengembangan tersebut masih menunggu kesiapan fasilitas dan tenaga medis.

“Fokus kami memang masih vaksin perjalanan internasional. Ke depan kami juga berencana mengembangkan layanan vaksin anak,” terangnya.

Rekomendasi Berita