Bupati Kubar Resmi Buka Festival Ramadhan 2026 di Kecamatan Melak

  • 26 Feb 2026 19:01 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Bupati Kabupaten Kutai Barat, Frederick Edwin, resmi membuka Festival Ramadhan 1447 Hijriah di Kecamatan Melak, Kamis 26 Februari 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan simpang Pelabuhan Melak ini dihadiri unsur DPRD Kutai Barat, Forkopimda, jajaran perangkat daerah, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Festival Ramadhan menjadi momentum penting dalam membina mental spiritual generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan di bulan suci.

lui kegiatan ini, kita berharap dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang Al-Qur’an, menumbuhkan motivasi keagamaan demi meraih prestasi, serta mencetak generasi Qur’ani yang membanggakan orang tua, sekolah, masyarakat, dan daerah,” ujar Frederick Edwin.

Festival tahun ini mengusung tema “Ramadhan Bergema Mengukir Prestasi, Mencetak Generasi Qur’ani.” Berbagai lomba digelar, seperti Tahfidz, Ceramah, Adzan, dan Cerdas Cermat/Fahmil Qur’an. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun sportivitas, kepercayaan diri, dan semangat kebersamaan.

Bupati juga mengapresiasi dukungan Dinas Pariwisata Kutai Barat sebagai mitra penyelenggara, termasuk pelaksanaan Kuliner Ramadhan atau Pasar Ramadhan yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, FX. Sumardi, menyebut Festival Ramadhan tidak hanya berdampak pada pembinaan keagamaan, tetapi juga membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.

“Festival ini membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Produk-produk dalam festival ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga. Kita lihat bahwa jumlah peserta mencapai lebih dari 400 orang, bahkan melebihi pelaksanaan MTQ. Ini luar biasa,” ucapnya.

Ia menambahkan, besarnya partisipasi tersebut menjadi indikator tingginya antusiasme masyarakat, sekaligus harapan agar kegiatan ini memberi dampak jangka panjang terhadap peningkatan pemahaman dan kecintaan generasi muda terhadap ilmu keagamaan.

“Harapan kita, bukan hanya jumlah pesertanya yang banyak, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi anak-anak kita ke depan agar semakin fasih dan kuat dalam ilmu keagamaan,” ujarnya.

Menurut FX. Sumardi, pelaksanaan Festival Ramadhan ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kutai Barat, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasis budaya lokal.

“Kegiatan ini mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang harus terus tumbuh berbasis kearifan lokal. Tahun 2026 ini, kurang lebih ada 16 festival yang akan kita laksanakan, dan Festival Ramadhan di Kecamatan Melak ini menjadi titik awalnya,” kata mantan Kabag Prokopim Kubar itu.

Ia berharap, melalui rangkaian festival yang digelar sepanjang tahun 2026, geliat ekonomi masyarakat semakin meningkat dan sektor pariwisata Kutai Barat semakin berkembang.

Di akhir acara, Bupati Frederick Edwin secara resmi membuka Festival Ramadhan 1447 H Kecamatan Melak dengan harapan kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi pembangunan karakter generasi muda dan kesejahteraan masyarakat Kutai Barat.

Usai membuka kegiatan, Bupati bersama rombongan meninjau stand-stand UMKM yang meramaikan Pasar Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati berdialog langsung dengan para pelaku usaha sekaligus membeli berbagai jajanan dan produk lokal yang dijajakan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Festival Ramadhan 1447 H Kecamatan Melak ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan seremonial, tetapi mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan, baik dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak dan berprestasi maupun dalam mendorong geliat UMKM serta memperkuat perekonomian masyarakat Kutai Barat.

Rekomendasi Berita