Menjelajahi Jantung Kalimantan di Taman Nasional Tanjung Puting

  • 27 Feb 2026 05:41 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Kalimantan Tengah tetap menjadi magnet utama bagi pelancong yang merindukan petualangan autentik di tengah hutan hujan tropis. Dikenal sebagai pusat konservasi orang utan terbesar di dunia, destinasi ini menawarkan pengalaman mengarungi Sungai Sekonyer menggunakan kapal klotok yang ikonik sembari mengamati satwa liar di habitat aslinya.

Berdasarkan studi dalam International Journal of Primatology, kawasan ini memegang peranan vital dalam pelestarian Pongo pygmaeus (orang utan Kalimantan) yang statusnya kini sangat terancam punah.

Keberhasilan konservasi di lokasi seperti Camp Leakey menjadi bukti nyata bahwa ekowisata yang terkelola dengan baik dapat mendukung pemulihan populasi satwa sekaligus meningkatkan ekonomi lokal melalui sektor jasa pemanduan wisata.

Bagi Anda yang ingin merasakan magisnya hutan Kalimantan, berikut adalah beberapa tips penting sebelum berangkat:

1. Pesan Klotok Jauh-Jauh Hari

Terutama saat musim liburan (Juni-Agustus), permintaan kapal sangat tinggi karena jumlah armada yang terbatas untuk menjaga ketenangan hutan.

2. Siapkan Pakaian yang Tepat

Gunakan pakaian berbahan ringan, cepat kering, dan berwarna netral guna menghindari panas serta tidak menarik perhatian serangga berlebih.

3. Bawa Losion Anti-Serangga

Mengingat jalur jelajah berada di area hutan basah, perlindungan terhadap gigitan nyamuk adalah kewajiban demi kenyamanan selama perjalanan.

4. Patuhi Protokol Kedekatan

Selalu jaga jarak minimal lima meter dari orang utan dan jangan pernah memberi makan satwa agar perilaku alami mereka tidak terganggu.

Wisata ke Tanjung Puting bukan sekadar hiburan, melainkan perjalanan refleksi untuk lebih mencintai alam. Dengan persiapan yang matang, Anda tidak hanya membawa pulang foto yang indah, tetapi juga kesadaran akan pentingnya menjaga paru-paru dunia bagi masa depan.

Rekomendasi Berita