Mengapa Kita Sering Lemas saat Berpuasa?

  • 27 Feb 2026 05:21 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Saat menjalankan ibadah puasa, banyak orang mengeluhkan tubuh terasa lemas, mengantuk, bahkan sulit berkonsentrasi. Kondisi ini biasanya muncul di siang hingga sore hari, ketika energi terasa semakin menurun. Meski puasa adalah rutinitas tahunan bagi sebagian besar masyarakat, rasa lemas tetap saja menjadi tantangan. Sebenarnya, apa yang terjadi pada tubuh sehingga kita merasa demikian?

1. Penurunan Kadar Gula Darah

Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Padahal, glukosa dari makanan merupakan sumber energi utama. Ketika kadar gula darah menurun, tubuh akan beralih menggunakan cadangan energi. Proses peralihan inilah yang sering menimbulkan rasa lemas, pusing ringan, atau kurang fokus, terutama jika sahur tidak cukup bergizi.

2. Dehidrasi

Tidak minum selama berjam-jam membuat tubuh berisiko kekurangan cairan, terlebih jika cuaca panas atau aktivitas cukup padat. Dehidrasi ringan saja sudah dapat menyebabkan tubuh terasa lemah, bibir kering, sakit kepala, hingga rasa mengantuk berlebihan.

3. Kurang Asupan Nutrisi Seimbang

Sahur yang hanya terdiri dari makanan tinggi karbohidrat sederhana—seperti nasi putih tanpa lauk bergizi—dapat membuat energi cepat habis. Tubuh membutuhkan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serat, serta vitamin dan mineral agar energi bertahan lebih lama. Tanpa komposisi yang seimbang, rasa lapar dan lemas datang lebih cepat.

4. Perubahan Pola Tidur

Selama bulan puasa, jam tidur sering bergeser karena harus bangun lebih awal untuk sahur dan mungkin tidur lebih larut setelah ibadah malam. Kurang tidur memengaruhi hormon dan daya tahan tubuh, sehingga rasa lelah semakin terasa meskipun aktivitas tidak terlalu berat.

5. Adaptasi Tubuh di Awal Puasa

Pada hari-hari pertama puasa, tubuh masih beradaptasi dengan pola makan yang berubah. Sistem metabolisme perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan jadwal makan baru. Karena itu, rasa lemas biasanya lebih terasa di awal, lalu perlahan berkurang ketika tubuh sudah terbiasa.

6. Aktivitas Berlebihan Tanpa Pengaturan Energi

Tetap produktif saat puasa tentu baik, tetapi aktivitas fisik yang terlalu berat tanpa strategi pengelolaan energi bisa membuat tubuh cepat kehabisan tenaga. Mengatur ritme kerja dan menyisihkan waktu istirahat sejenak dapat membantu menjaga stamina.

Rasa lemas saat berpuasa merupakan respons alami tubuh terhadap perubahan asupan energi dan cairan. Namun, kondisi ini bisa diminimalkan dengan sahur bergizi seimbang, cukup minum saat berbuka hingga sahur, menjaga kualitas tidur, dan mengatur aktivitas harian. Dengan persiapan yang tepat, puasa tidak hanya menjadi ibadah yang menyehatkan secara spiritual, tetapi juga dapat dijalani dengan tubuh yang tetap bugar dan berenergi.

Rekomendasi Berita