Tren Blind Box Digemari Gen Z

  • 20 Jan 2026 23:40 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Tren blind box atau kotak kejutan semakin populer di kalangan Generasi Z dalam beberapa tahun terakhir. Konsep pembelian produk dengan isi yang tidak diketahui sebelumnya dinilai memberikan pengalaman berbeda dan lebih menarik.

Blind box biasanya berisi figur mainan, merchandise karakter, atau barang koleksi dengan desain unik. Kejutan pada isi kemasan justru menjadi daya tarik utama rasa penasaran pembeli.

Putri, seorang Generasi Z, pada acara Sore Ceria Pro 2 RRI Sibolga, Senin, (19/1/2026), mengatakan, tren blind box menarik karena memberikan sensasi kejutan dan pengalaman berbeda saat membuka kemasan. Ia mengatakan, banyak anak muda membeli blind box bukan hanya untuk mengoleksi, tetapi juga karena rasa penasaran serta keinginan mengikuti tren yang ramai dibicarakan di media sosial.

Media sosial juga ikut mendorong popularitas blind box di kalangan anak muda. Konten unboxing yang dibagikan secara luas membuat tren ini semakin dikenal dan diminati.

Blind box dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari toko mainan, pusat perbelanjaan, hingga platform penjualan daring. Produk ini juga hadir dalam pameran kreatif dan acara komunitas kolektor.

Alasan utama blind box digemari adalah sensasi kejutan dan tampilan visual yang menarik. Selain itu, adanya karakter langka atau edisi terbatas membuat nilai koleksi blind box semakin diminati.

“Dana untuk membeli blind box biasanya aku sisihkan dari pengeluaran bulanan. Buat aku dan teman-teman, blind box jadi cara sederhana untuk membahagiakan inner child.”

Di sisi lain, tren blind box juga punya dampak negatif bagi generasi muda. Pembelian berulang demi mendapatkan karakter tertentu dapat membuat pengeluaran yang tidak terkontrol.

Sehingga, diperlukan pengendalian diri dalam mengikuti tren ini agar tetap bersifat positif. Blind box sebaiknya sebagai hiburan semata, bukan menjadi kebutuhan utama.

Tren blind box menunjukkan perubahan pola konsumsi Generasi Z yang mengutamakan pengalaman dan interaksi sosial. Tren ini menjadi bagian dari perkembangan budaya populer di era digital.

Rekomendasi Berita