Santan untuk MPASI Bayi Bisa Jadi BB Booster, Perhatikan Hal Ini

  • 06 Mar 2026 09:55 WIB
  •  Singaraja

Santan ternyata boleh diberikan dalam menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) sejak bayi berusia 6 bulan. Bahan alami ini dikenal sebagai sumber lemak sehat yang dapat membantu menambah energi sekaligus menjadi BB booster atau penambah berat badan bayi. Kandungan lemak sehat, kalori, serta asam laurat dalam santan juga baik untuk mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan si kecil.

Meski demikian, pemberian santan harus dilakukan dengan cara yang tepat agar tetap aman untuk bayi. Takarannya sebaiknya tidak berlebihan dan santan harus dimasak hingga matang dan tidak dipanaskan berulang kali agar tidak cepat basi. Orang tua juga perlu memperhatikan reaksi bayi setelah mengonsumsi santan, terutama jika muncul tanda alergi atau gangguan pencernaan.

Jika menggunakan santan kemasan, orang tua tetap boleh memberikannya pada bayi. Namun penting untuk memilih produk dengan kandungan minimal 90 persen santan murni tanpa tambahan bahan berbahaya seperti pengawet, pemanis, atau perisa buatan. Santan kemasan juga sebaiknya digunakan secukupnya dan dimasak hingga matang sebelum dicampurkan ke dalam menu MPASI seperti bubur nasi, lauk, maupun camilan bayi.

Meski santan kemasan cukup praktis, banyak ahli menyarankan agar orang tua menggunakan santan perasan segar karena lebih alami dan minim tambahan bahan lain. Cara membuatnya pun cukup sederhana. Mulailah dengan membeli kelapa parut segar di pasar, lalu segera memerasnya menggunakan air matang agar santan tetap higienis dan tidak mudah basi.

Setelah santan diperas, hasilnya bisa langsung dikemas dalam porsi kecil sekitar 30 ml menggunakan plastik klip atau wadah kecil. Santan tersebut kemudian langsung dimasukkan ke dalam freezer yang sudah dalam kondisi beku agar kualitasnya tetap terjaga. Saat akan digunakan, orang tua cukup mengambil satu kemasan santan beku dan memasukkannya langsung ke dalam masakan MPASI, layaknya menggunakan es batu.

Cara ini membuat santan lebih praktis digunakan sekaligus memudahkan pengaturan takaran untuk sekali masak. Santan beku juga dapat bertahan hingga sekitar satu minggu di dalam freezer. Agar nutrisinya tetap optimal, santan sebaiknya ditambahkan pada bagian akhir proses memasak. Sebagai sumber lemak sehat, santan dapat diberikan sekitar empat kali dalam seminggu untuk menambah variasi dan cita rasa gurih pada menu MPASI bayi.

Rekomendasi Berita