Rangkul Keringat, Rangkul Lari: Lari Bukan Sekadar Olahraga, tapi Gaya Hidup Sehat

  • 04 Mar 2026 20:31 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Olahraga lari kini tidak lagi dipandang sebagai aktivitas fisik semata, melainkan telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Di tengah rutinitas padat dan tekanan aktivitas sehari-hari, lari menjadi pilihan sederhana untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus kesehatan mental.

Menurut Direktur Event, Rimbawa Giri, meskipun terlihat sederhana, lari memiliki teknik dan tahapan yang perlu diperhatikan agar terhindar dari cedera. Karena itu, dalam setiap penyelenggaraan event, panitia juga menyediakan sesi pemanasan dan edukasi dasar sebelum lomba dimulai.

“Di balik kesederhanaannya, lari mengajarkan banyak hal. Disiplin waktu, konsistensi latihan, hingga kemampuan mengatur pola hidup,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebiasaan bangun pagi untuk berlari atau menyisihkan waktu sore hari untuk berolahraga secara tidak langsung melatih manajemen waktu. Kebiasaan ini, jika dilakukan secara rutin, mampu membentuk karakter disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Dari sisi kesehatan, lari secara teratur membantu menjaga kebugaran jantung dan paru-paru, meningkatkan stamina, serta merangsang pelepasan hormon endorfin yang memicu rasa bahagia dan mengurangi stres.

Tak hanya manfaat fisik dan mental, lari juga memperluas jejaring sosial. Banyak komunitas lari yang terbentuk dan menjadi wadah bertukar ide, pengalaman, bahkan peluang kolaborasi lintas profesi. Interaksi yang terjalin setelah sesi lari seringkali menghadirkan suasana positif dan produktif.

Sementara itu, Manajer Event, Agus Widhi menuturkan bahwa tingginya animo masyarakat terhadap event lari dalam tiga tahun terakhir menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya hidup sehat. Ia melihat lari sebagai olahraga murah dan mudah diakses semua kalangan.

“Modalnya hanya niat. Itu yang paling penting. Karena tanpa niat, olahraga sederhana pun sulit dilakukan,” ujarnya.

Melalui event seperti Aluh Vertical Run, panitia berharap masyarakat semakin termotivasi untuk aktif bergerak dan menjadikan olahraga sebagai kebutuhan, bukan sekadar tren sesaat.

Dengan semangat merangkul keringat sebagai simbol proses dan perjuangan, olahraga lari diharapkan mampu membangun masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan berdaya.



Rekomendasi Berita