Sambut Nataru, Desa Les Siapkan Wisata Edukasi

  • 07 Des 2025 08:20 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Desa Les di Kecamatan Tejakula mulai mempersiapkan berbagai program wisata edukasi untuk menarik kunjungan wisatawan. Pemerintah desa menargetkan peningkatan kunjungan, terutama ke destinasi berbasis edukasi yang kini tengah dikembangkan sebagai alternatif selain wisata alam.

Perbekel Desa Les, Gede Adi Wistara, menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin hanya bergantung pada keindahan alam. Menurutnya, alam tetap harus dijaga, sehingga desa juga mendorong pengembangan potensi lain yang berkelanjutan melalui edukasi.

"Karena tidak bisa kita hanya mengandalkan alam. Alam kita jaga, lingkungan kita lestarikan, dan tentu harus ada edukasi dari potensi lain seperti wisata edukasi. Saat ini ada sekitar empat inovasi yang kami kembangkan agar desa tetap berkelanjutan," ujar Wistara.

Saat ini, Desa Les mengembangkan empat inovasi utama, yaitu edukasi pembuatan spirulina, pembuatan garam, edukasi peternakan bebek, serta pengembangan kebun organik. Program-program ini tidak hanya menyasar wisatawan domestik, tetapi juga banyak diminati siswa dari luar negeri. Mereka datang untuk belajar membuat garam, memproduksi telur asin, hingga praktik bercocok tanam di kebun organik.

Menjelang akhir tahun, Desa Les mulai mempersiapkan aspek keamanan dan antisipasi cuaca untuk memastikan kunjungan wisatawan berjalan aman dan nyaman. Ia juga mengimbau agar kunjungan wisata alam seperti air terjun tidak terlalu padat agar ekosistem tetap terjaga.

Untuk libur Nataru tahun ini, desa menargetkan sekitar 1.000 kunjungan ke wisata edukasi. Sementara untuk wisata air terjun, jumlah kunjungan dibatasi sekitar 100 hingga 200 orang guna menjaga kondisi alam dari aktivitas berlebihan.

"Untuk target Nataru ini, jika wisatawan datang ke program edukasi kami, kami berharap mencapai 1.000 kunjungan. Sedangkan untuk wisata alam, kami batasi 100-200 orang agar alam tetap terjaga," ucapnya.

Wistara menambahkan persiapan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keberlanjutan desa wisata, sekaligus memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman yang edukatif dan berkualitas saat berkunjung ke Desa Les.

Rekomendasi Berita