Kenali Penyebab Rambut Bercabang

  • 26 Feb 2026 09:56 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Rambut terdiri dari tiga lapisan, yaitu medula, korteks, dan kutikula. Kutikula merupakan lapisan terluar rambut. Lapisan ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam rambut yang lebih rentan mengalami kerusakan. Perawatan rambut yang tidak tepat bisa menyebabkan kutikula rusak, sehingga bagian dalam rambut tidak terlindungi dengan semestinya. Hal ini bisa menyebabkan rambut rusak, kering, kusam, serta mudah patah dan bercabang. Rambut bercabang adalah masalah yang dapat mengganggu penampilan dan bahkan menurunkan kepercayaan diri. Biasanya rambut bercabang bermula dari rambut kering yang disebabkan oleh kurang nutrisi, minyak alami rambut, ataupun kurangnya perawatan terhadap rambut.

Rambut bercabang merupakan keluhan yang umum dialami. Tanpa sadar, beberapa kebiasaan yang keliru dalam perawatan rambut bisa menyebabkan rambut sehat menjadi bercabang. Berikut alasan kenapa rambut bercabang ;

  1. Sering memakai hair dryer atau catokan

    Bagi Anda yang sering mencatok atau mengeringkan rambut agar lebih mudah ditata, kali ini perlu berhati-hati. Pasalnya, suhu panas dari alat penata rambut ini dapat menghilangkan kandungan alami pada rambut Semakin sering Anda menggunakan hair dryer, catokan, dan pengeriting rambut, rambut menjadi kering dan bercabang parah. Terlebih jika Anda salah menggunakan alat penata rambut. Sebagai contoh, memakai catokan di tempat yang sama berulang kali dapat menyebabkan kerusakan rambut karena terpapar suhu yang panas.

  2. Pengaruh dari cuaca

    Selain cara merawat rambut yang salah, cuaca ternyata berpengaruh terhadap kesehatan rambut. Perubahan iklim berdampak pada tingkat kelembapan lingkungan, cuaca, dan tekanan udara. Rambut yang lebih banyak terpapar sinar matahari akan kering dan mudah patah. Sementara pada cuaca berangin, rambut akan lebih mudah kusut dan bergelombang. Selain itu, angin meningkatkan laju penguapan kelembapan rambut sehingga lebih rapuh dan kering. Bila rambut Anda berulang kali terkena angin yang kencang, bukan tidak mungkin ujung rambut akan terbelah. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa meningkatkan risiko kerontokan rambut yang juga berujung pada kebotakan.

  3. Efek dari pewarna rambut

    Sudah bukan rahasia umum lagi bila kandungan produk pewarna rambut dapat membahayakan kesehatan rambut. Salah satu bahaya dari mewarnai rambut terlalu sering adalah menyebabkan ujung rambut bercabang. Perubahan kimia dalam rambut yang terjadi akibat produk pewarna rambut dapat menghilangkan melanin dari batang rambut. Akibatnya, rambut tidak akan sekuat dulu dan menyebabkan ujungnya terbelah menjadi dua. Kondisi ini akan semakin parah jika proses pewarnaan dilakukan berulang-ulang, terutama bila tidak diberikan serum atau vitamin rambut.

  4. Mengikat rambut terlalu kencang

    Faktor ini sering sekali dianggap remeh, padahal merupakan salah satu kebiasaan yang dapat merusak rambut. Ikatan rambut yang kencang memang akan memudahkan pemilik rambut panjang untuk beraktivitas. Namun, kebiasaan ini ternyata perlu diperhatikan. Mengikat rambut terlalu kencang di tempat yang sama dapat menjadi penyebab rambut bercabang. Hal ini dikarenakan tekanan kuat dari ikat rambut membuat batang rambut tidak dapat bernapas. Selain itu, rambut tidak dapat bergerak bebas sehingga lebih berisiko mengalami kerusakan. Bila dibiarkan, kerusakan rambut akan cepat terjadi dengan ujung rambut akan terurai jadi dua.

  5. Produk perawatan rambut yang tidak cocok

    Rutin melakukan perawatan dengan sampo dan kondisioner untuk menjaga kesehatan rambut sebenarnya sah-sah saja. Namun, Anda tentu perlu memperhatikan kandungan di dalam produk-produk perawatan rambut yang digunakan. Alih-alih membuat rambut lebih sehat, pakai produk yang salah justru dapat menjadi bumerang bagi kesehatan rambut. Pasalnya, kandungan produk perawatan rambut yang tidak cocok justru menghilangkan nutrisi alami rambut. Akibatnya, rambut pun mudah kusut, rapuh, rusak, dan membuatnya rentan pecah dan bercabang di bagian ujungnya.

  6. Tidak memotong rambut yang rusak

    Idealnya, ujung rambut setidaknya harus dipotong secara rutin setiap enam minggu sekali. Jika tidak memungkinkan, sebaiknya segera potong ujung rambut ketika sudah mulai terlihat bercabang dan rusak. Tujuannya agar “bibit-bibit” rambut bercabang bisa segera ditangani sehingga tidak menjadi semakin parah. Bagaimanapun, pencegahan dini merupakan salah satu kunci terbaik untuk mendapatkan rambut yang sehat.

Sumber : https://www.alodokter.com/cara-mengatasi-rambut-bercabang-ada-di-sini , https://hellosehat.com/penyakit-kulit/perawatan-rambut/rambut-bercabang/

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita