Mengenal Hewan Unik yang Jarang Diketahui
- 10 Feb 2026 18:19 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Dunia fauna menyimpan beragam keunikan yang tidak kalah menarik dari hewan-hewan populer seperti gajah atau singa. Di balik nama-nama yang terdengar asing, terdapat hewan dengan ciri khas unik dan perilaku menarik untuk dipelajari.
Dikutip dari buku Kak Adib Bertualang ke Kebun Binatang, berikut empat hewan unik yang jarang diketahui.
1. Tarsius
Tarsius adalah primata kecil dengan mata sangat besar, bahkan lebih besar dari otaknya. Struktur tulang kakinya memungkinkan tarsius melompat hingga tiga meter. Hewan nokturnal ini aktif berburu serangga dan hewan kecil pada malam hari, dengan kemampuan memutar kepala hingga 180 derajat. Tarsius hidup di pepohonan dan banyak ditemukan di hutan Sulawesi.
2. Pelanduk
Pelanduk dikenal dalam dongeng sebagai kancil. Hewan mamalia kecil ini masih berkerabat dengan kijang dan rusa, namun tidak memiliki tanduk. Tubuhnya ramping dengan panjang sekitar 20–25 cm dan berwarna kecokelatan. Pelanduk merupakan herbivor, aktif pada malam hari, hidup menyendiri, dan menghuni hutan lebat dekat sungai. Keunikan pelanduk jantan terletak pada gigi taring panjang di rahang atas. Hewan ini tersebar di Asia Tenggara, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.
3. Lemur
Lemur memiliki ciri khas ekor panjang bercincin hitam serta telinga menyerupai kelelawar. Primata ini aktif pada siang hari dan hidup berkelompok. Lemur merupakan omnivor yang memakan buah dan serangga, serta dikenal memiliki mata yang mampu memantulkan cahaya. Habitat alaminya berada di Pulau Madagaskar, Afrika.
4. Wallabi
Wallabi sekilas mirip kanguru, namun bertubuh lebih kecil dan gemuk. Hewan berkantung ini hidup di Australia dan Papua. Wallabi merupakan herbivor yang hidup berkelompok dan dipimpin oleh betina tertua. Selain untuk melompat, kaki belakangnya juga digunakan untuk melindungi diri dari ancaman.
Mengenal hewan-hewan unik ini dapat menambah wawasan sekaligus menumbuhkan rasa penghargaan terhadap keanekaragaman fauna di dunia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.