Bahaya Mendengarkan Sepihak, Kenali Dampak Buruknya

  • 03 Sep 2025 08:55 WIB
  •  Sorong

KBRN,Teminabuan: Orang yang hanya mau mendengar dari satu sisi cenderung memiliki beberapa karakteristik yang mudah dikenali.Dilansir dari Jurnal Ilmiah Psikologi UIN SGDB Tentang "Gambaran penerimaan diri"berikut ini alasannya:

Menghindari Sudut Pandang Berbeda

Mereka merasa tidak nyaman atau bahkan menolak informasi yang bertentangan dengan apa yang sudah mereka yakini.Pikiran mereka sudah tertutup, membuat mereka tidak mau mendengarkan penjelasan atau argumen dari pihak lain, terutama saat terjadi konflik.

Cepat Menyimpulkan:

Tanpa mencari fakta atau mendengar klarifikasi dari sisi lain, mereka sudah mengambil kesimpulan. Hal ini sering kali didasari oleh prasangka atau informasi yang mereka terima pertama kali. Akibatnya, penilaian yang mereka buat tidak adil dan tidak akurat.

Terpengaruh Gosip:

Mereka mudah termakan gosip atau cerita yang beredar, terutama jika cerita itu berasal dari orang yang mereka percaya. Tanpa melakukan verifikasi, mereka menyebarkan cerita tersebut, memperburuk situasi dan merusak reputasi orang lain.

Minim Empati:

Karena hanya melihat dari satu sudut pandang, mereka kesulitan memahami perasaan atau alasan di balik tindakan orang lain. Mereka kurang bisa menempatkan diri pada posisi orang yang dirugikan, sehingga sering kali menunjukkan sikap tidak peduli atau menyalahkan.

Para ahli komunikasi dan psikologi sepakat bahwa kebiasaan ini berdampak negatif. Hubungan sosial, baik di lingkungan kerja maupun pertemanan, bisa hancur karena kesalahpahaman. Di era digital, kebiasaan ini juga berkontribusi pada penyebaran berita bohong atau hoaks, karena orang-orang cenderung langsung membagikan informasi tanpa memvalidasinya terlebih dahulu.

Untuk melawan kebiasaan ini,kita harus belajar untuk menjadi pendengar yang lebih baik. Cobalah untuk tidak langsung menilai, berikan kesempatan bagi semua pihak untuk berbicara, dan selalu verifikasi informasi yang diterima dari berbagai sumber yang kredibel. Dengan begitu, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat, adil, dan penuh dengan saling pengertian.

Rekomendasi Berita