Berawal Dari Kopi Akhirnya Menjadi Komunitas
- 04 Feb 2026 22:38 WIB
- Sorong
RRI.Co.Id, Sorong: Berawal dari sering minum kopi hitam, akhirnya terbentuklah komunitas dengan nama Pencita Kopi Hitam (PKH) Alap-alap di Kabupaten Sorong. Komunitas PKH ini beranggotakan sekitar 50 orang sesama pencinta kopi.
Ketua Komunitas PKH Alap-alap, Jalaludin menjelaskan pada obrolan Torang Cerita di RRI Sorong Rabu, 4 Februari 2026, komunitas ini dibentuk pada tahun 2002 oleh 6 orang kala itu, hingga berkembang ke seluruh wilayah Kabupaten Sorong. Mengapa dinamakan Pencinta Kopi Hitam Alap-alap, Jalaludin mengatakan "Karena kita kerja itu senyap, jadi kerjanya bukan cuma ngopi aja, jadi kita sosialnya juga tinggi, dimana ada kendala-kendala yang bisa kami bantu ya kami bantu, pemerintah belum hadir kami hadir duluan membantu seperti kebencanaan,"ujarnya.

Adapun manfaat kopi hitam yang mereka rasakan selain ikatan persaudaraan yang kuat juga ilmu serta meningkatkan konsentrasi dan semangat baru sehingga dapat menuntaskan aktifitas kerja. Jenis kopi yang sering dikonsumsi anggota PKH adalah kopi lokal Sorong. Bahkan untuk mendapatkan kenikmatan rasa dan sensasi kopi yang pas perlu diperhatikan perbandingan atau takaran serta cara menyeduh yang benar.
Hal tersebut disampaikan Sudiono selaku Humas Pencinta Kopi Hitam Alap-alap, Ia mengatakan perbedaan kopi asli atau murni dengan kopi hasil sulingan sangat berbeda dari segi bahan dan rasa. "Kalau disuling itu manisnya itu tidak dapat atau hambar, pahitnya melebihi, pokoknya tidak cocok di lidah kami," ujar Sudiono. Ia menambahkan jenis kopi lokal Sorong rasanya jauh lebih nikmat dibandingkan kopi lain.
Kehadiran komunitas ini diharapkan dapat membantu dan memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, serta membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung bersama komunitas Pencinta Kopi Hitam Alap-alap di jalan Perkutut Unit dua Aimas samping kampus Unimuda Sorong.