Es Teh Manis Usai Makan, Waspadai Dampaknya
- 29 Jan 2026 19:55 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Minuman es teh manis kerap menjadi pilihan favorit setelah makan, terutama saat cuaca panas atau setelah menyantap hidangan berat. Sensasi segar dan rasa manisnya memang terasa pas di lidah. Namun di balik kebiasaan yang dianggap wajar ini, terdapat sejumlah catatan kesehatan yang patut diperhatikan.
Berdasarkan berbagai rujukan kesehatan, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kandungan gula dalam satu gelas es teh manis bisa mencapai lebih dari 20 gram. Jumlah tersebut hampir menyentuh batas aman konsumsi gula harian. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini berpotensi meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, serta gangguan metabolisme lainnya. Selain itu, kandungan tanin dalam teh juga diketahui dapat menghambat penyerapan zat besi apabila dikonsumsi tepat setelah makan.
Tak hanya soal gula, minum es teh manis usai makan juga disebut dapat memicu gangguan pencernaan. Mengutip informasi dari Kementerian Kesehatan RI, konsumsi minuman manis dan dingin setelah makan berisiko meningkatkan produksi asam lambung pada sebagian orang, terutama mereka yang memiliki riwayat maag atau gangguan lambung.
Sebagai langkah pencegahan, para ahli gizi menyarankan untuk memberi jeda antara waktu makan dan minum teh, atau memilih alternatif minuman yang lebih aman seperti air putih. Dengan mengurangi kebiasaan minum es teh manis setelah makan, masyarakat dapat menjaga kesehatan pencernaan sekaligus mengontrol asupan gula demi kesehatan jangka panjang.