Danau karst Kabupaten Maybrat Bisa Diusulkan Sebagai Geopark

  • 27 Jul 2025 18:47 WIB
  •  Sorong

KBRN, Maybrat: Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya memiliki danau karst yang bisa diusulkan sebagai geopark, seperti Kabupaten Raja Ampat. Demikian disamapaikan Kepala Dinas LHKP Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, Minggu (27/7/2025), usai mengunjungi danau tersebut.

Julian Kelly Kambu mengungkapkan, danau karst yang berlokasi di Kampung Woman, Distrik Segior, Kabupaten Maybrat ini berjumlah tiga yang terdiri dari danau 1, danau 2, dan danau 3.

“Danau karst ini sedang dibendung. Ada danau 1 disini, kemudian danau 2 dan ada danau 3 berlokasi di Kampung Woman,” ujarnya.

Alasan danau tersebut bisa diusulkan sebagai geopark, lantaran memiliki pemandangan yang indah. Tak hanya itu, di tepi danau banyak pepohonan yang tentunya menambah kesejukan di kawasan tersebut.

“Kalau lagi stress, bisa datang ke Kampung Woman untuk melepaskan kejenuhan sambil menikmati pemandangan alam sambil menhirup udara segar. Danau karst ini bisa menjadi usulan sebagai geopark,” ucap Kelly Kambu.

Di danau tersebut juga, lanjutnya hidup berbagai ikan dan salah satunya ikan pelangi atau dikenal sebagai rainbowfish yang menjadi spesies endemik khas Kabupaten Maybrat.

“Selain ikan mas, di dalam danau ini juga ada ikan pelangi. Semuanya menjadi daya Tarik bagi wisatawan,” kata Kelly Kambu.

Danau karst juga tambahnya, menyerap panas matahari saat siang, dan mengeluarkan udara sejuk pada malam hari.

“Jadi kalau kita bangun pagi hari, disini semuanya tertutup kabut dikarenakan danau ini menyimpan panas, tetapi juga pohon-pohon kawasan ini menyimpan karbon. Ini yang menjadi keunikan di danau karst,” ucapnya.

Dirinya berharap, kedepan Pemerintah Kabupaten Maybrat membentuk Badan Pengelola Danau atau UPTD Danau.

Rekomendasi Berita