Dinkes Sumenep Imbau Warga Tidak Panik Hadapi Superflu
- 16 Jan 2026 14:02 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep meminta masyarakat tetap tenang menanggapi isu penyebaran fenomena superflu. Pemerintah daerah memastikan situasi kesehatan masyarakat hingga saat ini masih terpantau terkendali dan dalam pengawasan ketat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menyatakan bahwa kepanikan berlebih justru dapat menurunkan imunitas tubuh warga. Ia menekankan pentingnya memilah informasi agar masyarakat tidak terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Kami meminta warga untuk tidak panik secara berlebihan karena langkah antisipasi sudah kami siapkan di seluruh fasilitas kesehatan," ujarnya, Jumat, 16 Januari 2026.
Pihaknya kini terus menyiagakan tenaga medis di tingkat Puskesmas untuk merespons setiap keluhan kesehatan yang mengarah pada gejala flu berat.
Syamsuri menjelaskan bahwa superflu merupakan kondisi infeksi ganda yang memang memerlukan perhatian, namun tetap bisa dicegah dengan disiplin protokol kesehatan. Masyarakat diharapkan kembali memperketat penggunaan masker di ruang publik dan rutin mencuci tangan sebagai langkah preventif paling efektif.
Dinas Kesehatan juga terus memantau tren data kunjungan pasien di berbagai wilayah untuk mendeteksi adanya lonjakan kasus secara dini. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan ketersediaan obat-obatan dan sarana pendukung medis di lapangan tetap mencukupi.
“Langkah paling utama saat ini adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam tinggi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pemenuhan gizi seimbang dan istirahat yang cukup menjadi faktor kunci dalam menangkal serangan virus.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus memberikan pembaruan informasi secara transparan mengenai perkembangan situasi kesehatan di wilayahnya. Keaktifan warga dalam melapor dan menjaga kebersihan lingkungan diharapkan mampu memutus rantai penyebaran penyakit secara optimal.