Tak Ingin KLB Terulang, Dinkes Sumenep Fokus Antisipasi DBD

  • 10 Mar 2026 16:35 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit yang berpotensi muncul di tengah perubahan cuaca. Selain penyakit musim pancaroba, kasus demam berdarah dengue (DBD) juga menjadi perhatian serius agar tidak terjadi kejadian luar biasa atau KLB.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri, mengatakan pihaknya saat ini terus memantau perkembangan kasus penyakit di masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terkendali.

"Selain penyakit pancaroba kami juga fokus terhadap DBD. Kami tidak ingin terjadi KLB DBD seperti yang sempat terjadi pada akhir tahun lalu," ujarnya dalam program Kentongan Pro 1 RRI Sumenep, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia mengimbau masyarakat menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi setiap hari.

"Masyarakat sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang tidak sehat secara berlebihan dan tetap menjaga pola makan yang baik," ucapnya.

Selain menjaga pola makan, masyarakat juga dianjurkan mengonsumsi vitamin untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kondisi tubuh yang sehat dinilai penting untuk mencegah berbagai penyakit yang mudah muncul saat cuaca tidak menentu.

Achmad Syamsuri juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi berkembangnya nyamuk penyebab DBD. "Musim pancaroba masih sering terjadi hujan sehingga masyarakat harus ikut memantau lingkungan sekitar agar tidak ada jentik nyamuk berkembang biak," katanya.

Ia menambahkan jika masyarakat menemukan jentik nyamuk di lingkungan sekitar dapat segera melapor ke fasilitas kesehatan. "Jika ada jentik nyamuk masyarakat bisa meminta obat ke puskesmas terdekat secara gratis untuk mencegah penyebaran DBD," ujarnya.

Rekomendasi Berita