Korket Cengi, Tradisi yang Tetap Kekinian
- 25 Jan 2026 05:10 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Korket cengi menjadi salah satu kuliner khas Sumenep yang mampu bertahan lintas generasi. Jajanan tradisional ini tak hanya hidup di warung-warung lama, tetapi kini kembali naik daun berkat sentuhan modern yang membuatnya akrab dengan selera anak muda.
Secara sederhana, korket cengi terbuat dari tepung beras yang dicetak menggunakan cetakan khusus berbentuk bunga atau pola tertentu. Setelah itu, adonan digoreng hingga berwarna kecokelatan dan menghasilkan tekstur renyah. Nama “cengi” sendiri berasal dari bahasa daerah Sumenep yang berarti “ceceran”, menggambarkan bentuknya yang melebar seperti kelopak bunga.
Cita rasa korket cengi dikenal gurih dan ringan, cocok dijadikan camilan di berbagai suasana. Resepnya yang diwariskan secara turun-temurun membuat rasa khasnya tetap terjaga meski zaman terus berubah. Inilah yang menjadikannya memiliki nilai nostalgia bagi banyak warga Sumenep.
Menariknya, para pedagang kini mulai mengemas korket cengi dengan pendekatan yang lebih kekinian. Penyajian dibuat lebih menarik dengan kemasan modern, bahkan ada yang menjualnya dalam toples atau boks cantik yang cocok dijadikan oleh-oleh khas daerah.
Tak hanya dari sisi tampilan, cara menikmatinya pun ikut berkembang. Korket cengi kini sering dipadukan dengan minuman populer seperti es cendol susu, teh tarik, hingga kopi susu lokal. Ada pula yang mengombinasikannya dengan camilan modern lain, menciptakan sensasi baru tanpa menghilangkan karakter aslinya.
Dari segi rasa, inovasi juga terus dilakukan. Selain varian original, beberapa penjual menghadirkan rasa keju, balado, hingga cokelat. Meski demikian, tekstur renyah khas korket cengi tetap dipertahankan agar tidak kehilangan identitasnya sebagai jajanan tradisional.
Keberadaan korket cengi hingga kini menunjukkan bahwa kuliner tradisi tidak harus tertinggal oleh zaman. Dengan adaptasi yang tepat, jajanan khas Sumenep ini tetap relevan, dicari sebagai buah tangan, sekaligus digemari generasi muda yang ingin menikmati rasa lama dalam kemasan baru. (Zal)