Apa Itu Cap Go Meh?
- 01 Mar 2026 22:23 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Cap Go Meh adalah perayaan yang digelar pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek dan menjadi penutup rangkaian perayaan tahun baru dalam tradisi Tionghoa. Secara harfiah, Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien yang berarti malam kelima belas.
Perayaan ini bertepatan dengan Festival Lampion, yang identik dengan tradisi menyalakan lampion sebagai simbol cahaya, harapan, serta doa untuk kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru. Di sejumlah daerah, Cap Go Meh juga diramaikan dengan pertunjukan barongsai, pawai budaya, serta doa bersama di kelenteng.
Santi, warga Sungailiat, mengatakan Cap Go Meh selalu dinanti karena menjadi momen berkumpul bersama keluarga.
“Biasanya kami makan bersama dan ikut melihat perayaan lampion,” ujarnya dalam acara Begaya di Pro4 RRI Sungailiat, Minggu, 1 Maret 2026.
Sementara itu, Ardi, pemerhati budaya lokal, menjelaskan bahwa di Indonesia Cap Go Meh berkembang menjadi perayaan yang sarat nilai kebersamaan.
“Tidak hanya warga Tionghoa, masyarakat umum juga ikut menyaksikan dan merayakan. Ini bagian dari kekayaan budaya kita,” katanya.
Dengan demikian, Cap Go Meh bukan sekadar perayaan penutup Imlek, tetapi juga menjadi simbol persatuan, harapan, dan akulturasi budaya yang terus lestari hingga kini.