Tetap Aktif Berlari saat Puasa Pelari Jaga Kebugaran

  • 13 Mar 2026 14:43 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Aktivitas olahraga lari tetap dapat dilakukan selama menjalankan ibadah puasa dengan menyesuaikan intensitas latihan. Sejumlah pegiat lari di Bangka mengaku tetap menjaga rutinitas olahraga meski sedang berpuasa demi menjaga kebugaran tubuh.

Salah satu pegiat lari yakni Dewi, mengatakan bahwa olahraga lari sudah menjadi rutinitas yang sulit ditinggalkan. Menurutnya, tetap bergerak saat berpuasa justru membuat tubuh terasa lebih segar dan membantu menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih produktif.

“Karena olahraga lari sudah menjadi rutinitas saya. Walaupun sedang puasa, saya merasa tubuh justru lebih segar jika tetap bergerak,” ujar Dewi pada Jumat, 13 Maret 2026.

Dewi mengaku lebih memilih berlari santai sekitar 20 hingga 30 menit menjelang waktu berbuka puasa. Dengan begitu, setelah selesai berolahraga tubuh dapat segera memulihkan energi melalui makanan dan minuman saat berbuka.

Meski demikian, ia merasakan perbedaan energi saat berlari di bulan puasa dibandingkan hari biasa. Menurutnya, tubuh lebih cepat lelah sehingga harus lebih mengatur tempo agar tidak memaksakan diri.

Sementara itu, pegiat lari lainnya yaitu Endro, menilai lari saat berpuasa juga dapat membantu meningkatkan ketahanan tubuh sekaligus pembakaran lemak.

“Lari saat puasa buat saya untuk meningkatkan endurance. Selain itu pembakaran lemak juga lebih maksimal,” ujar Endro.

Untuk menjaga konsistensi, Endro juga menetapkan target latihan setiap bulan. Ia mengaku menargetkan jarak lari minimal sekitar 150 kilometer setiap bulan agar tetap termotivasi menjalani latihan secara rutin.

Meski intensitas latihan disesuaikan selama bulan puasa, keduanya sepakat bahwa olahraga tetap penting dilakukan dengan memperhatikan kondisi tubuh agar kebugaran tetap terjaga.

Rekomendasi Berita