Cara Mengolah Ketupat agar Tidak Cepat Basi

  • 02 Mar 2026 14:46 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Ketupat menjadi hidangan utama saat Lebaran, namun proses pengolahannya perlu diperhatikan agar tidak cepat basi. Pengolahan dan penyimpanan yang kurang tepat kerap membuat ketupat berlendir dan berbau dalam waktu singkat.

Salah satu cara agar ketupat tahan lebih lama adalah memastikan proses perebusan dilakukan hingga benar-benar matang. Ketupat sebaiknya direbus selama kurang lebih empat hingga lima jam dengan air yang cukup, sehingga beras matang sempurna dan tidak menyisakan bagian yang masih keras di dalamnya.

Setelah matang, ketupat perlu ditiriskan dan digantung di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Hal ini bertujuan agar sisa air dapat menetes dan ketupat tidak lembap, karena kelembapan dapat mempercepat pertumbuhan bakteri.

Rina, warga Sungailiat, mengatakan dirinya selalu menggantung ketupat semalaman setelah direbus.

“Biasanya saya gantung di dapur supaya airnya turun dulu sebelum disimpan,” ujarnya dalam acara Begaya di Pro4 RRI Sungailiat, Senin, 2 Maret 2026.

Sementara itu, Dedi, pelaku usaha kuliner, menyarankan ketupat yang tidak langsung dikonsumsi sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin.

“Kalau mau tahan dua sampai tiga hari, simpan di kulkas dan panaskan kembali sebelum disajikan,” katanya.

Dengan proses perebusan yang tepat, penirisan maksimal, serta penyimpanan yang benar, ketupat dapat bertahan lebih lama dan tetap layak dikonsumsi saat momen silaturahmi Lebaran.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita