Lemang Kantong Semar Kuliner Unik Dari Gunung Raya

  • 31 Jan 2025 22:18 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh : Desa Wisata Lempur, Kabupaten Kerinci, Jambi tidak hanya memiliki kekayaan wisata alam dan budaya. Ternyata desa wisata ini juga punya kuliner legendaris bercita rasa gurih dan nikmat bernama lemang kantong semar. Kuliner khas masyarakat Desa Lempur ini biasanya hanya disuguhkan dalam sebuah acara tertentu, seperti acara adat dan pesta pernikahan.

Namun sejak menjadi desa wisata, lemang kantong semar kuliner yang dibungkus dari tanaman pemakan serangga ini menjadi kuliner andalan yang ditawarkan kepada wisatawan.

"Wisatawan yang datang dan menginap di desa wisata, kalau minta di buatkan lemang kantong semar kami buatin, tidak mesti ada acara adat," kata Ketua Lembaga Pengurus Desa Wisata Lempur Daswarsya, Jumat (2/1/2025).

Kantong semar (Nephents ampularia), warga lokal menyebutnya "Kancung Beruk" itu bentuknya mirip termos. Kantong semar salah satu tumbuhan yang banyak ditemukan di hutan adat Lempur. Kantong itulah yang dijadikan pembungkus panganan gurih khas Kerinci. Wisatawan juga bisa ikut mencari tumbuhan kantong semar di hutan dan kemudian melihat langsung proses memasak lemang di rumah penduduk. Ini masuk dalam paket perjalanan," kata Daswarsya.

Untuk membuat lemang kantong semar ini cukup mudah. Kantong semar pertama harus dicuci bersih dan setelah itu diisi beras ketan yang dicampur air santan kelapa dan garam. Kantong semar yang yang telah diisi beras ketan itu kemudian langsung dikukus hingga matang. Setelah matang lemang kantong semar bisa disuguhkan hangat-hangat.

Lemang kantong semar ini biasanya dimakan dengan sajian gulai. Tapi sekarang ada yang menyajikannya dengan kuah kacang dan kuah manis srikaya. Desa Wisata Lempur dapat ditempuh melalui jalur darat dari Bandara Depati Parno Kerinci. Dari bandara dibutuhkan waktu perjalanan sekitar sejam dengan jarak tempuh perjalanan 45 kilometer dengan melewati jalan perbukitan. Keberadaan desa wisata ini dikelilingi pegunungan dan perbukitan yang jarang ditemui di desa wisata lainnya di Provinsi Jambi.

Rekomendasi Berita