Abadikan Budaya, Ukir Aksara Jawa di Media Batu

  • 13 Mar 2026 23:11 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Seniman Bagus Heri Setiadji konsisten melestarikan Aksara Jawa melalui teknik ukir batu timbul yang unik. Media batu dipilih sebagai simbol keabadian agar nilai filosofi budaya dapat terjaga hingga ratusan tahun.

Pria yang akrab disapa Mpu Batu, dalam dialog Ngobras Pro 1 Surabaya, Jumat, 13 Maret 2026 menjelaskan, ia menggunakan teknik khusus agar karakter aksara menonjol keluar. Teknik ukir timbul memberikan dimensi visual yang lebih kuat dibandingkan dengan sekadar guratan pahatan biasa.

Aksara Jawa dinilai bukan sekadar alat komunikasi masa lalu melainkan ruh jati diri bangsa. Pelestarian aksara kuno sangat krusial agar generasi muda tetap memiliki pegangan filosofi hidup yang kuat.

Karya seni ukir batu kontemporer ini memiliki keterkaitan erat dengan tradisi pembuatan prasasti masa lampau. Jejak peradaban di Surabaya melalui prasasti menjadi bukti autentik kemajuan budaya masyarakat di Kota Pahlawan.

Sebagai anggota Dewan Kebudayaan Surabaya, Bagus aktif memberikan rekomendasi kebijakan terkait perlindungan cagar budaya. Advokasi terhadap temuan prasasti dan naskah kuno diperlukan agar sejarah lokal tetap terjaga secara utuh.

Strategi digitalisasi aksara kini terus dikembangkan agar kebudayaan daerah tetap relevan dengan gaya hidup milenial. Pengemasan pameran yang interaktif diharapkan mampu memantik rasa ingin tahu pelajar terhadap sejarah leluhur mereka.

Gagasan mengenai wisata edukasi berbasis heritage juga menjadi fokus utama untuk mengenalkan kekayaan tradisi lokal. Masyarakat diajak untuk lebih menghargai benda bersejarah sebagai identitas kolektif yang harus diwariskan ke masa depan.

Rekomendasi Berita