Halo UC Dok, Konsultasi Deteksi Kanker Mulut
- 08 Mar 2026 20:55 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya -Kasus kanker rongga mulut masih sering terlambat terdeteksi di Indonesia, seperti menganggap remeh luka di mulut yang dianggap sariawan biasa. Merespons kondisi tersebut, Universitas Ciputra Surabaya meluncurkan program konsultasi kesehatan “Halo UC Dok”.
Luka di rongga mulut yang tidak sembuh dapat menjadi tanda awal kanker. Kondisi ini sering tidak disadari hingga penyakit memasuki stadium lanjut.
Data Global Cancer Observatory mencatat kanker bibir dan rongga mulut masih ditemukan di Indonesia. Banyak pasien baru memeriksakan diri setelah gejala memburuk.
Program ini menjadi wadah konsultasi interaktif bagi masyarakat umum. Program “Halo UC Dok” disiarkan langsung melalui akun TikTok resmi Universitas Ciputra Surabaya.
Masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan dokter secara real-time tanpa biaya. Program ini hadir setiap minggu dengan tema kesehatan berbeda.
Hari Rabu membahas kesehatan gigi dan mulut, sedangkan Kamis membahas kesehatan umum. Pada edisi perdana, dua dokter spesialis penyakit mulut menjadi narasumber utama.
Mereka adalah drg. Karlina Puspasari dan drg. Nurfitri Amaliah. Menurut Karlina, sariawan normal biasanya sembuh dalam 7–14 hari, namun apabilalebih dari dua minggu tidak membaik, segera periksakan ke dokter," kata Karlina Puspasari, Minggu. 8 Maret 2026.
Menurut drg. Nurfitri Amaliah, kanker rongga mulut sering tidak menimbulkan rasa sakit di awal. Kondisi tersebut membuat banyak orang menunda pemeriksaan.
“Kanker rongga mulut pada stadium awal sering tidak terasa sakit,” ujar drg. Nurfitri. “Karena tidak nyeri, orang sering menunda pemeriksaan.”